Kesempatan Dosen Lanjut S3 ke Austria Terbuka, IASP 2027 Minta LoA dan Kemampuan Bahasa Inggris

Kesempatan Dosen Lanjut S3 ke Austria Terbuka, IASP 2027 Minta LoA dan Kemampuan Bahasa Inggris

06 Oktober 2026 | 16:06

KebonCinta.com - Kesempatan dosen untuk meningkatkan kualifikasi akademik ke jenjang doktor kembali terbuka melalui program beasiswa luar negeri. 

Selain memperluas pengalaman akademik, studi S3 di luar negeri juga dapat menjadi ruang bagi dosen untuk mengembangkan penelitian dan memperkuat kompetensi sesuai bidang keilmuannya.

Kabar tersebut hadir melalui Indonesia-Austria Scholarship Programme atau IASP 2027 yang kembali membuka pendaftaran bagi dosen tetap di perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek.

 Program ini memberikan kesempatan kepada dosen terpilih untuk melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi Austria dengan memenuhi sejumlah ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Beasiswa S3 ke Swiss Masih Buka hingga 30 November 2026, Ini Syarat dan Benefitnya 

Kriteria Pendaftar, Dokumen Wajib, dan Ketentuan Proposal Penelitian

Pendaftaran IASP 2027 diperuntukkan bagi dosen tetap yang memiliki NUPTK di PDDikti, berusia maksimal 35 tahun per 31 Desember 2026, belum bergelar doktor, serta mengantongi izin dari pimpinan PTN atau LLDikti bagi dosen PTS. 

Pendaftar tidak boleh mengajukan beasiswa Ernst-Mach Grants (EMG) ASEA-UNINET secara bersamaan, dan pasangan suami-istri dengan bidang keilmuan sama dilarang memilih universitas yang sama.

Berkas persyaratan dan kelengkapan administrasi yang wajib diunggah meliputi:

  • Letter of Acceptance (LoA): Unconditional dan masih berlaku dari perguruan tinggi di Austria.
  • Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris: Minimal TOEFL iBT 90, TOEFL ITP 550, atau IELTS 6,5 (maksimal terbit 2 tahun terakhir atau menyesuaikan standar kampus tujuan jika lebih tinggi).
  • Dokumen Pendukung: CV bahasa Inggris, paspor aktif, dua surat rekomendasi akademik, serta ijazah dan transkrip nilai S2 (kelulusan maksimal 10 tahun terakhir).
  • Proposal Penelitian (5–10 Halaman): Berbahasa Inggris dan disetujui calon supervisor. Proposal memuat topik, deskripsi masalah, kajian pustaka, metodologi, hasil yang diharapkan, kontribusi bagi Indonesia/Austria, daftar pustaka, publikasi, serta pernyataan penggunaan AI generatif (jika ada).

�9�3 Baca Juga: 86 Mahasiswa Dapat Beasiswa SDM Sawit di Politeknik Aceh Selatan, Peserta Datang hingga Papua 

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id hingga 1 Maret 2027. Informasi selengkapnya dapat diakses di grants.at/en/ atau melalui surat elektronik ke bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id.

IASP 2027 dapat menjadi peluang bagi dosen untuk melanjutkan studi doktoral sekaligus mengembangkan kapasitas akademik dan riset di Austria. Dosen yang memenuhi kriteria sebaiknya segera menyiapkan LoA, sertifikat bahasa Inggris, proposal penelitian, dan dokumen lainnya sebelum pendaftaran ditutup. ***

Tags:
Beasiswa IASP 2027 Jadwal Pendaftaran Dosen

Komentar Pengguna