KebonCinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) membuka Islamic Creative Video Content Competition, ajang lomba video kreatif bertema Islam yang ditujukan bagi siswa dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di seluruh Indonesia. Kompetisi ini menawarkan total hadiah Rp18 juta dengan batas akhir pendaftaran pada Senin, 19 Oktober 2026.
Lomba tersebut menjadi kesempatan bagi pelajar muslim dan guru PAI untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui media digital. Peserta dapat mengemas nilai-nilai Islam dalam bentuk video menarik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag, M. Munir, menjelaskan bahwa kompetisi ini bertujuan mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah yang positif. Menurutnya, tingginya penggunaan media sosial di Indonesia menjadi peluang untuk memperluas jangkauan penyebaran pesan keislaman.
“Kita ingin melibatkan siswa-siswi muslim di sekolah dan guru PAI di sekolah untuk melakukan dakwah di media sosial,” ujar Munir, dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa, 13 Oktober 2026.
Baca Juga: Mulai 2027 Status Guru Berubah? Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Guru Non-ASN Setelah 31 Desember 2026
Ia menilai, media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, siswa dan guru diharapkan mampu mengambil peran dalam menyebarkan konten Islami yang edukatif, kreatif, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Kompetisi video kreatif ini mengusung tema Islamic Vibes: Faith, Life and Your Story. Tema tersebut menekankan hubungan antara keimanan, kehidupan sehari-hari, dan pengalaman pribadi dalam memahami nilai-nilai Islam.
Melalui tema ini, peserta diberi ruang untuk menceritakan bagaimana ajaran Islam hadir dalam berbagai aspek kehidupan. Inspirasi video dapat berasal dari pengalaman di rumah, kegiatan di sekolah, hingga interaksi sosial di tengah masyarakat.
Munir menegaskan bahwa peserta diharapkan mampu menggambarkan pengalaman mereka dalam menjalankan dan merasakan nilai-nilai Islam secara nyata.
“Jadi tema ini adalah tentang bagaimana kita memaknai dan merasakan kehadiran Islam dan Iman dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat,” kata Munir.
Dengan konsep tersebut, peserta dapat mengembangkan ide video sesuai kreativitas masing-masing, selama tetap selaras dengan tema dan ketentuan kompetisi yang ditetapkan panitia.
Baca Juga: TPG Guru Non-ASN Telat hingga 4 Bulan, Ternyata Ini Kendala Pencairan dan Syarat Penerimanya
Direktorat PAI Kemenag menyediakan dua kategori dalam Islamic Creative Video Content Competition 2026. Pembagian ini memungkinkan pelajar dan tenaga pendidik berpartisipasi sesuai jenjang serta status mereka.
Berikut kategori peserta yang dapat mengikuti lomba:
Kedua kategori tersebut mengajak peserta memanfaatkan keterampilan membuat konten digital untuk menyampaikan pesan keislaman. Peserta dapat mengeksplorasi pendekatan kreatif dalam menyampaikan cerita, pengalaman, maupun penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu daya tarik kompetisi yang diselenggarakan Kemenag ini adalah total hadiah sebesar Rp18 juta. Hadiah tersebut disiapkan bagi para pemenang dari kategori siswa dan guru.
Rincian hadiah untuk setiap kategori adalah sebagai berikut:
| Peringkat | Hadiah |
|---|---|
| Juara 1 | Rp3.000.000 |
| Juara 2 | Rp2.000.000 |
| Juara 3 | Rp1.000.000 |
Dengan demikian, masing-masing kategori menyediakan hadiah sebesar Rp6 juta untuk tiga pemenang. Jika digabungkan, total hadiah yang diperebutkan dalam kedua kategori mencapai Rp18 juta.
Besaran hadiah ini menjadi peluang bagi siswa dan guru PAI untuk memperoleh apresiasi atas kreativitas mereka dalam menghasilkan konten dakwah yang inspiratif.
Bagi siswa dan guru yang berminat mengikuti lomba video Islami Kemenag 2026, penting untuk memperhatikan jadwal kompetisi agar tidak terlambat mendaftar.
Berikut informasi jadwal yang perlu dicatat:
Mengingat batas pendaftaran semakin dekat, calon peserta disarankan segera memeriksa persyaratan dan menyiapkan karya sesuai ketentuan yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai mekanisme pendaftaran, aturan teknis pembuatan video, serta kriteria penilaian dapat dipantau melalui kanal resmi Direktorat PAI Kemenag. Peserta juga perlu memastikan bahwa karya yang dikirimkan sesuai dengan kategori yang dipilih.\
Melalui Islamic Creative Video Content Competition 2026, Kemenag berharap siswa dan guru PAI semakin aktif memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan pesan-pesan Islam.
Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan membuat video, tetapi juga sarana menyampaikan nilai keimanan melalui cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dengan batas pendaftaran pada 19 Oktober 2026 dan total hadiah Rp18 juta, siswa serta guru PAI yang memenuhi persyaratan dapat segera mempersiapkan karya terbaiknya untuk mengikuti kompetisi tersebut.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir