Meski praktis, jus sayuran tidak selalu memiliki kandungan serat sebanyak sayuran utuh, terutama jika disaring. Karena itu, mengonsumsi sayuran dalam bentuk utuh tetap penting. Hindari pula menambahkan gula secara berlebihan agar minuman tidak menjadi sumber kalori tambahan yang tidak diperlukan.
Baca Juga: Sering Lapar Saat Diet? Apel Bisa Jadi Camilan Pilihan, Ini Alasannya
Jus buah dapat membantu menambah variasi asupan buah sehari-hari. Pilihan seperti jeruk, jambu biji, atau buah lainnya dapat memberikan vitamin dan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh.
Namun, ada perbedaan antara mengonsumsi buah utuh dan meminumnya dalam bentuk jus. Proses pembuatan jus, terutama jika buah disaring, dapat mengurangi kandungan serat. Selain itu, beberapa gelas jus bisa mengandung gula alami dalam jumlah cukup banyak karena dibuat dari beberapa buah sekaligus.
Untuk memperoleh manfaat yang lebih baik, utamakan buah utuh jika memungkinkan. Jika memilih jus, gunakan buah tanpa tambahan gula dan perhatikan ukuran porsinya.
Di antara berbagai pilihan minuman pagi, air putih tetap memiliki peran mendasar. Setelah tidur selama beberapa jam tanpa minum, tubuh membutuhkan cairan untuk mempertahankan keseimbangan hidrasi.
Membiasakan diri minum air putih setelah bangun tidur dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian. Air putih juga tidak mengandung kalori sehingga cocok diminum kapan saja, termasuk sebelum sarapan.
Kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda, bergantung pada aktivitas, kondisi lingkungan, dan keadaan tubuh. Karena itu, pastikan asupan cairan tercukupi sepanjang hari, bukan hanya pada pagi hari.
Memilih minuman sehat dapat membuat rutinitas pagi lebih praktis. Namun, smoothie, kopi, teh hijau, jus sayuran, dan jus buah memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda. Tidak semuanya menyediakan energi, protein, lemak sehat, dan serat dalam jumlah yang cukup untuk menggantikan satu porsi sarapan.
Baca Juga: 6 Manfaat Teh Cengkeh yang Menarik Diketahui, Kaya Antioksidan hingga Bantu Relaksasi
Jika waktu terbatas, minuman dapat dipadukan dengan makanan sederhana seperti telur, roti gandum, oatmeal, atau buah utuh. Kombinasi tersebut membantu membuat menu pagi lebih beragam dan seimbang.
Pada akhirnya, sarapan sehat tidak harus selalu rumit atau membutuhkan waktu lama untuk disiapkan. Dengan memilih minuman sesuai kebutuhan, membatasi gula tambahan, dan melengkapinya dengan makanan bergizi, rutinitas pagi dapat menjadi lebih praktis tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi tubuh.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir