Pendidikan
Hilmi An Naufal

Jabar Sakola Gratiskan SPP Sekolah Swasta, Ada Bantuan Seragam hingga Ongkos untuk Siswa Kurang Mampu

Jabar Sakola Gratiskan SPP Sekolah Swasta, Ada Bantuan Seragam hingga Ongkos untuk Siswa Kurang Mampu

13 Oktober 2026 | 06:19

KebonCinta.com — Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan Program Jabar Sakola atau PJS untuk membantu siswa yang menghadapi kendala biaya pendidikan.

Program tersebut mencakup bantuan SPP sekolah swasta hingga kebutuhan personal bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jawa Barat Mohammad Ibrahim mengatakan penyaluran program dilakukan menggunakan data yang dipadankan dengan data kesejahteraan masyarakat.

“Sehingga bantuan pendidikan benar-benar dirasakan oleh siswa yang membutuhkan,” ujar Mohammad Ibrahim.

Ia menjelaskan program dirancang agar bantuan tidak tumpang tindih dengan program pusat seperti PIP maupun PKH.

Program Jabar Sakola mempunyai empat skema utama.

Pertama adalah PJS Personal.

Skema ini memberikan bantuan kebutuhan pribadi seperti seragam, buku dan ongkos transportasi.

Sasarannya adalah siswa keluarga rentan pada Desil 1 yang tidak menerima PKH maupun PIP.

Tujuannya untuk mencegah siswa berhenti sekolah akibat kebutuhan dasar pendidikan yang tidak terpenuhi.

Skema kedua adalah PJS Operasional.

Program ini memberikan pembebasan atau keringanan SPP bagi siswa kelas 11 dan 12 SMA maupun SMK swasta pada kategori Desil 1 dan 2.

Khusus siswa SLB swasta, bantuan operasional diberikan tanpa batasan desil ekonomi sebagaimana skema yang dijelaskan Disdik Jabar.

Skema ketiga adalah PJS Sekolah Swasta Kerja Sama atau SSK.

Bantuan mencakup Dana Sumbangan Pendidikan dan subsidi SPP bulanan bagi siswa SMA atau SMK swasta yang menjadi mitra Pemprov Jawa Barat sejak proses penerimaan murid.

Baca Juga: Cari Beasiswa 2026? Ada 23 Program Masih Berstatus Dibuka di SatuBeasiswa, Begini Cara Cek Daftarnya 

Skema keempat adalah PJS Mitra Industri.

Program ini berupa beasiswa pendidikan penuh selama tiga tahun di SMK Mitra Industri Bekasi.

Peserta dipersiapkan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Lalu bagaimana siswa mengetahui apakah berhak menerima?

Program tidak dilakukan hanya berdasarkan pendaftaran bebas tanpa verifikasi.

Disdik Jabar melibatkan Kantor Cabang Dinas atau KCD di 13 wilayah untuk melakukan verifikasi faktual.

“Rekan-rekan di cabang dinas akan turun langsung memverifikasi data,” ujar Kepala Bidang PSMA Disdik Jabar Ai Nurhasan.

Ia menjelaskan verifikasi dilakukan untuk memastikan penerima benar-benar sesuai dengan sasaran bantuan.

Siswa maupun orang tua sebaiknya terlebih dahulu menanyakan informasi melalui sekolah.

Sekolah dapat membantu memastikan apakah siswa termasuk dalam data sasaran Program Jabar Sakola.

Jika membutuhkan penjelasan lebih lanjut, masyarakat dapat mencari informasi melalui Dinas Pendidikan Jawa Barat maupun Kantor Cabang Dinas sesuai wilayah sekolah.

Jangan mempercayai pihak yang meminta uang dengan alasan dapat memasukkan nama ke daftar penerima.

Program bantuan pemerintah menggunakan proses pendataan dan verifikasi.

Pemprov Jawa Barat berharap Jabar Sakola dapat menurunkan risiko putus sekolah akibat biaya.

Bantuan juga diarahkan agar siswa swasta dari keluarga rentan tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga selesai.

Tags:
Jabar Sakola SPP Gratis sma smk SLB Disdik Jabar Siswa Pendidikan Jawa Barat

Komentar Pengguna