Pendidikan
Hilmi An Naufal

Jabar Sakola Diluncurkan, SPP Siswa Sekolah Swasta Bisa Gratis hingga Ada Bantuan Seragam dan Transportasi

Jabar Sakola Diluncurkan, SPP Siswa Sekolah Swasta Bisa Gratis hingga Ada Bantuan Seragam dan Transportasi

09 Oktober 2026 | 09:12

KebonCinta.com — Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu melalui Program Jabar Sakola atau PJS.

Program tersebut menyasar siswa jenjang SMA, SMK dan SLB, termasuk mereka yang bersekolah di satuan pendidikan swasta.

Salah satu bantuan yang menjadi perhatian adalah pembebasan maupun keringanan biaya SPP bagi siswa sekolah swasta yang memenuhi kriteria.

Program juga menyediakan dukungan untuk kebutuhan pribadi siswa agar persoalan ekonomi tidak membuat anak berhenti sekolah.

“Bantuan pendidikan benar-benar dirasakan oleh siswa yang membutuhkan,” ujar Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jawa Barat Mohammad Ibrahim.

Ia menjelaskan Program Jabar Sakola merupakan transformasi dari skema beasiswa pendidikan yang sebelumnya telah dijalankan Pemprov Jawa Barat.

Pemerintah menyiapkan empat skema utama dalam program tersebut.

Skema pertama adalah PJS Personal yang diperuntukkan bagi siswa dari keluarga rentan pada Desil 1 yang tidak menerima bantuan sejenis seperti PIP maupun PKH.

Bantuan tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan pendidikan seperti seragam, buku hingga transportasi menuju sekolah.

Skema kedua adalah PJS Operasional.

Program ini memberikan pembebasan atau keringanan SPP bagi siswa kelas 11 dan 12 SMA atau SMK swasta yang masuk kategori ekonomi Desil 1 dan 2.

Khusus siswa SLB swasta, bantuan operasional diberikan tanpa batasan desil ekonomi.

Skema ketiga adalah Sekolah Swasta Kerja Sama atau SSK.

Melalui program tersebut, siswa di sekolah swasta yang menjadi mitra Pemprov Jawa Barat dapat memperoleh dukungan Dana Sumbangan Pendidikan dan subsidi SPP bulanan.

Baca Juga: Mengenal Metode Sorogan dan Bandongan dalam Pendidikan Pesantren 

Skema keempat adalah PJS Mitra Industri.

Program tersebut memberikan beasiswa pendidikan selama tiga tahun di SMK Mitra Industri Bekasi dengan orientasi mempersiapkan lulusan agar memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia kerja.

Pemprov Jawa Barat menekankan bantuan tidak diberikan tanpa verifikasi.

Data calon penerima dipadankan dengan data sosial ekonomi dan kemudian diverifikasi secara faktual oleh sekolah serta Kantor Cabang Dinas Pendidikan.

“Rekan-rekan di cabang dinas akan turun langsung memverifikasi data,” ujar Kepala Bidang PSMA Disdik Jabar Ai Nurhasan.

Menurutnya, proses tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada siswa yang benar-benar memenuhi persyaratan.

Verifikasi juga diperlukan agar penerima tidak mendapatkan bantuan dengan tujuan serupa secara ganda dari program pemerintah lainnya.

Program Jabar Sakola diarahkan menjadi salah satu strategi Jawa Barat menekan angka putus sekolah.

Persoalan pendidikan tidak hanya menyangkut biaya SPP.

Sebagian keluarga juga menghadapi beban pembelian seragam, buku, alat sekolah maupun biaya perjalanan harian.

Karena itu, dukungan disiapkan dalam beberapa bentuk agar bantuan dapat menyesuaikan kebutuhan siswa.

Bagi masyarakat Jawa Barat, informasi penerima dan mekanisme program sebaiknya dipantau melalui sekolah, cabang dinas dan kanal resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Orang tua juga perlu memastikan data kependudukan dan data siswa di sekolah telah sesuai agar tidak menghambat proses verifikasi bantuan.

Tags:
Jabar Sakola SPP Gratis Disdik Jabar sma smk SLB Beasiswa Siswa Pendidikan Jawa Barat

Komentar Pengguna