Daerah
Hilmi An Naufal

Izin Kawasan Hutan Akhirnya Terbit, Jalan Baru Haurpapak-Surian Sumedang Ditarget Dibangun 2027

Izin Kawasan Hutan Akhirnya Terbit, Jalan Baru Haurpapak-Surian Sumedang Ditarget Dibangun 2027

06 Oktober 2026 | 09:53

KebonCinta.com — Rencana pembangunan jalur baru Haurpapak-Surian di Kabupaten Sumedang mendapatkan kepastian setelah izin penggunaan kawasan hutan diterbitkan.

Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan pembangunan fisik jalan dapat mulai dilakukan pada 2027.

Jalur baru tersebut dipersiapkan sebagai solusi terhadap kerusakan jalan yang terjadi akibat pergerakan tanah.

Baca Juga: 8 Latihan Soal Sosiologi TKA tentang Perubahan Sosial Lengkap dengan Jawaban 

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan perkembangan perizinan setelah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kehutanan di Jakarta.

“Alhamdulillah, surat izinnya sudah ditandatangani Pak Menteri Kehutanan,” ujar Dony.

Menurutnya, keluarnya izin menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah untuk melanjutkan tahapan pembangunan.

Perizinan penggunaan kawasan hutan sebelumnya menjadi salah satu tahapan yang harus diselesaikan karena jalur yang direncanakan melintasi kawasan tersebut.

Izin mencakup sejumlah ruas.

Di antaranya Cisumur-Nangerang, Haurpapak, Burujul-Sanca serta Sanca-Nangerang.

Khusus Haurpapak-Surian, pembangunan jalur baru dibutuhkan untuk memberikan akses yang lebih aman dan permanen kepada masyarakat.

Jalan lama di kawasan tersebut menghadapi persoalan akibat pergerakan tanah.

Kondisi geografis membuat penanganan tidak cukup hanya dilakukan melalui perbaikan permukaan jalan.

Karena itu, pembangunan trase atau jalur baru dinilai sebagai solusi yang lebih berkelanjutan.

Setelah dokumen izin diterima, Pemkab Sumedang akan melanjutkan tahapan teknis.

Salah satunya adalah penyusunan Detail Engineering Design atau DED.

DED menjadi dokumen penting karena memuat desain teknis yang digunakan sebagai acuan pembangunan.

Pemerintah daerah menargetkan proses perencanaan dapat dilakukan pada perubahan APBD 2026.

Pembangunan fisiknya kemudian diarahkan mulai berjalan pada 2027.

Keberadaan jalan baru diharapkan memberikan manfaat langsung bagi mobilitas warga Kecamatan Surian dan kawasan di sekitarnya.

Akses jalan mempunyai peran penting bagi kegiatan pendidikan, kesehatan, perdagangan dan pelayanan pemerintah.

Warga membutuhkan jalur yang dapat digunakan dengan aman untuk membawa hasil pertanian maupun menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari.

Konektivitas yang lebih baik juga berpotensi mengurangi waktu perjalanan menuju pusat pelayanan.

Namun pembangunan jalan yang melintasi kawasan hutan tetap membutuhkan perhatian terhadap aspek lingkungan.

Perizinan dari Kementerian Kehutanan menjadi bagian dari mekanisme agar penggunaan kawasan dilakukan sesuai ketentuan.

Tahapan pembangunan juga membutuhkan perencanaan teknis yang mempertimbangkan kondisi tanah.

Hal tersebut penting karena persoalan pergerakan tanah sebelumnya menjadi penyebab kerusakan akses.

Pemkab Sumedang berharap kepastian perizinan membuat proyek tidak lagi tertahan pada persoalan administrasi.

Setelah bertahun-tahun menjadi kebutuhan masyarakat, jalur baru Haurpapak-Surian kini memiliki target pembangunan fisik pada 2027.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, akses baru tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas wilayah Sumedang bagian utara.

Tags:
Sumedang Surian Haurpapak Dony Ahmad Munir Jalan Sumedang Infrastruktur Jawa Barat

Komentar Pengguna