Koneksi internet merupakan salah satu faktor penting dalam pelaksanaan tes berbasis komputer yang membutuhkan jaringan. Karena itu, gladi bersih dapat digunakan untuk menguji kesiapan koneksi di lokasi ujian.
Apabila jaringan tidak stabil, segera beri tahu teknisi agar sekolah dapat melakukan pemeriksaan dan menyiapkan penanganan sesuai prosedur.
Selain kesiapan akademik dan teknis, kondisi mental juga perlu diperhatikan. Peserta sebaiknya tidak langsung merasa gagal ketika mengalami gangguan saat gladi bersih.
Pusmendik Kemendikdasmen mengajak peserta menghadapi TKA dengan jujur dan gembira. Sikap tenang membantu peserta mengikuti arahan dan menjalani proses ujian dengan lebih baik.
Gladi bersih TKA menjadi tahapan persiapan yang perlu diikuti oleh satuan pendidikan yang menyelenggarakan TKA, baik secara mandiri maupun dengan menumpang di satuan pendidikan lain.
Dalam tahapan ini, peserta mendapatkan akun sesuai identitas yang terdaftar pada sistem TKA. Sekolah juga memberikan pengenalan penggunaan aplikasi, mulai dari proses login, memasukkan token, mengerjakan soal, hingga menyelesaikan tes.
Pada saat gladi bersih, peserta tidak diwajibkan mengerjakan soal hingga seluruh alokasi waktu berakhir. Fokus utamanya adalah mengenal aplikasi dan memahami prosedur pelaksanaan.
Selain peserta, proktor, teknisi, dan calon pengawas ruang juga diharapkan dapat memahami prosedur operasional standar. Dengan demikian, seluruh pihak mengetahui alur pelaksanaan sebelum ujian utama dimulai.
Pelaksanaan gladi bersih memiliki sejumlah fungsi penting dalam mempersiapkan ujian. Berikut empat manfaat utamanya:
1. Memeriksa kesiapan perangkat
Sekolah dapat memastikan perangkat yang digunakan mampu berfungsi dengan baik untuk mendukung pelaksanaan tes.
2. Menguji kestabilan jaringan internet
Koneksi internet diperiksa agar sekolah dapat mengetahui apakah jaringan di lokasi ujian memadai atau masih membutuhkan penanganan.
3. Memastikan aplikasi dan sistem berjalan dengan baik
Gladi bersih memberikan kesempatan untuk mencoba sistem ujian sebelum digunakan dalam pelaksanaan utama.
4. Menemukan kendala teknis lebih awal
Masalah yang ditemukan selama gladi bersih dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti sehingga risiko gangguan saat ujian utama dapat diminimalkan.
Peserta dan sekolah perlu memperhatikan rangkaian jadwal TKA 2026 agar tidak melewatkan setiap tahapannya.
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | 27 Juli–27 September 2026 |
| Simulasi | 21–27 September 2026 |
| Gladi bersih | 5–18 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan utama TKA | 26 Oktober–8 November 2026 |
| Pelaksanaan susulan TKA | 16–29 November 2026 |
| Pengumuman hasil | 23 Desember 2026 |
Berdasarkan jadwal tersebut, gladi bersih berlangsung hingga 18 Oktober 2026. Setelah itu, pelaksanaan utama TKA dijadwalkan mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Peserta disarankan tetap memantau informasi dari sekolah dan kanal resmi Kemendikdasmen apabila terdapat pembaruan jadwal atau petunjuk teknis.
Gladi bersih TKA 2026 merupakan tahap penting untuk memastikan kesiapan peserta, perangkat, jaringan internet, dan aplikasi ujian sebelum pelaksanaan utama.
Jika aplikasi mengalami gangguan atau internet berjalan lambat, peserta tidak perlu panik. Segera laporkan masalah kepada panitia, proktor, atau teknisi sekolah dan ikuti arahan yang diberikan.
Dengan memanfaatkan gladi bersih secara optimal, peserta dapat mengenali alur ujian, sementara sekolah memiliki kesempatan untuk memperbaiki kendala teknis lebih awal.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir