KebonCinta.com - Festival Gandrung Sewu 2026 kembali menjadi salah satu agenda budaya yang patut dinantikan di Banyuwangi, Jawa Timur. Pertunjukan tari kolosal yang melibatkan ribuan penari ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 22-24 Oktober 2026, di Pantai Marina Boom, Banyuwangi.
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Gandrung Sewu 2026 akan menghadirkan pertunjukan utama pada malam hari dengan dukungan tata cahaya dan konsep glow in the dark. Inovasi tersebut diharapkan memberikan pengalaman baru bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan tari tradisional khas Banyuwangi.
Festival ini juga tercatat dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Dengan latar pemandangan Selat Bali, Gandrung Sewu menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati pertunjukan seni sekaligus berwisata di ujung timur Pulau Jawa.
Bagi kamu yang berencana datang, berikut informasi jadwal acara, lokasi, akses transportasi, dan tips menonton Gandrung Sewu 2026.
Baca Juga: Mulai 2027 Status Guru Berubah? Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Guru Non-ASN Setelah 31 Desember 2026
Rangkaian Festival Gandrung Sewu 2026 berlangsung selama tiga hari dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan. Pengunjung dapat menyaksikan penampilan seniman lokal sebelum acara utama digelar pada hari terakhir.
Berikut jadwal kegiatan yang perlu diperhatikan:
Pada hari puncak, pengunjung disarankan tiba di lokasi mulai pukul 14.00 WIB untuk menikmati rangkaian acara pembuka. Sementara itu, pertunjukan utama Gandrung Sewu dijadwalkan mulai pukul 18.30 WIB.
Konsep pertunjukan malam menjadi salah satu daya tarik baru tahun ini. Perpaduan gerakan ribuan penari, permainan cahaya, dan suasana pesisir diharapkan menciptakan pengalaman visual yang berbeda dari festival sebelumnya.
Festival Gandrung Sewu 2026 akan berlangsung di Pantai Marina Boom, Jalan Ikan Cucut Nomor 27, Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Lokasinya berjarak sekitar 2-3 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi. Pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan secara gratis tanpa perlu membeli tiket masuk, sesuai informasi dalam referensi penyelenggaraan yang tersedia.
Bagi wisatawan dari luar kota, terdapat beberapa pilihan transportasi untuk mencapai lokasi acara.
Wisatawan yang menggunakan kereta api dapat turun di Stasiun Banyuwangi Kota. Dari stasiun tersebut, perjalanan menuju Pantai Marina Boom dapat dilanjutkan menggunakan taksi atau ojek online.
Jaraknya diperkirakan sekitar enam kilometer, dengan estimasi biaya transportasi Rp13 ribu-Rp30 ribu berdasarkan referensi yang tersedia. Biaya sebenarnya dapat berubah mengikuti jarak, waktu pemesanan, dan tarif penyedia layanan.
Bagi wisatawan yang datang dari Bali melalui jalur penyeberangan, perjalanan dapat dilanjutkan dari Pelabuhan Ketapang menuju Pantai Marina Boom.
Jarak kedua lokasi diperkirakan sekitar 10 kilometer. Pengunjung bisa menggunakan taksi atau ojek online dengan estimasi biaya Rp21 ribu-Rp40 ribu, bergantung pada kondisi perjalanan dan tarif saat pemesanan.
Untuk menghindari keterlambatan, sebaiknya perhitungkan waktu perjalanan, potensi kepadatan lalu lintas, serta waktu yang diperlukan untuk berjalan dari area parkir menuju lokasi pertunjukan.
Menyaksikan festival tari kolosal di kawasan pantai membutuhkan persiapan tersendiri. Selain memperhatikan jadwal, pengunjung perlu mengantisipasi cuaca, kepadatan penonton, dan kondisi area pertunjukan.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
1. Datang Lebih Awal untuk Mendapatkan Posisi Menonton
Usahakan tiba di Pantai Marina Boom sekitar pukul 13.00 WIB, terutama jika ingin menyaksikan seluruh rangkaian acara pada hari puncak. Datang lebih awal dapat memberikan waktu untuk mencari posisi menonton yang nyaman sebelum area semakin ramai.
2. Gunakan Pakaian yang Nyaman
Pilih pakaian berbahan ringan dan mudah menyerap keringat. Alas kaki yang praktis juga penting karena pengunjung kemungkinan harus berjalan di area berpasir dan berdiri cukup lama selama pertunjukan.
3. Siapkan Perlengkapan untuk Mengantisipasi Cuaca
Bawalah perlengkapan seperti payung lipat, jas hujan ringan, topi, atau kacamata hitam.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir