keboncinta.com- Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam. Bentuk bakti tersebut tidak hanya dilakukan melalui perilaku yang baik, tetapi juga dengan mendoakan keselamatan, kesehatan, ampunan, dan rahmat Allah SWT bagi ayah dan ibu.
Doa untuk orang tua dapat dipanjatkan ketika keduanya masih hidup maupun setelah meninggal dunia. Al-Qur'an memuat sejumlah doa yang dapat diamalkan seorang anak sebagai bentuk kasih sayang dan penghormatan kepada orang tuanya.
Berikut bacaan doa untuk orang tua lengkap dalam bahasa Arab, Latin, arti, dan penjelasan sumbernya.
Salah satu doa yang bersumber dari Al-Qur'an terdapat dalam Surat Al-Isra ayat 24.
Arab:
رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Latin:
Rabbirḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā.
Artinya:
"Wahai Tuhanku, sayangilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil."
Doa tersebut berisi permohonan agar Allah SWT memberikan kasih sayang kepada kedua orang tua.
Ayat ini juga mengingatkan anak mengenai perjuangan orang tua dalam membesarkan dan mendidiknya.
Baca Juga: Bacaan Doa Setelah Wudhu Lengkap Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa berikut bersumber dari Surat Ibrahim ayat 41.
Arab:
رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Latin:
Rabbanaghfir lī wa liwālidayya wa lil-mu'minīna yauma yaqūmul-ḥisāb.
Artinya:
"Ya Tuhan kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan orang-orang mukmin pada hari terjadinya perhitungan."
Doa tersebut merupakan permohonan ampunan yang mencakup diri sendiri, kedua orang tua, dan seluruh orang beriman.
Bacaan ini dapat diamalkan untuk orang tua Muslim yang masih hidup maupun telah meninggal dunia.
Selain doa dalam Al-Qur'an, seorang anak dapat memohonkan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan bagi orang tuanya.
Berikut contoh doa umum dalam bahasa Arab.
Arab:
اللَّهُمَّ احْفَظْ وَالِدَيَّ وَبَارِكْ فِي أَعْمَارِهِمَا وَارْزُقْهُمَا الصِّحَّةَ وَالْعَافِيَةَ
Latin:
Allāhummaḥfaẓ wālidayya wa bārik fī a'mārihimā warzuqhumāṣ-ṣiḥḥata wal-'āfiyah.
Artinya:
"Ya Allah, peliharalah kedua orang tuaku, berikan keberkahan pada usia mereka, serta anugerahkan kesehatan dan keselamatan kepada keduanya."
Doa ini merupakan contoh permohonan dengan susunan kalimat umum, bukan kutipan hadis dengan lafaz tertentu.
Seorang Muslim juga dapat memanjatkan permohonan kebaikan menggunakan bahasa yang dipahami.
Mendoakan orang tua yang telah wafat merupakan salah satu bentuk bakti yang tetap dapat dilakukan oleh anak.
Berikut contoh doa untuk kedua orang tua yang telah meninggal.
Arab:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا وَعَافِهِمَا وَاعْفُ عَنْهُمَا
Latin:
Allāhummaghfir liwālidayya warḥamhumā wa 'āfihimā wa'fu 'anhumā.
Artinya:
"Ya Allah, ampunilah kedua orang tuaku, rahmatilah mereka berdua, berikan keselamatan kepada mereka, dan maafkanlah mereka."
Doa ini merupakan susunan permohonan umum yang menggunakan makna doa ampunan dan rahmat. Lafaz tersebut tidak diklaim sebagai satu hadis khusus.
Baca Juga: Bacaan Doa Iftitah Lengkap Arab, Latin, Arti, dan Hukum Jika Tidak Membacanya
Dalam Shahih Muslim Nomor 1631, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ketika seseorang meninggal dunia, amalannya terputus kecuali tiga perkara.
Ketiganya adalah sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.
Hadis ini menjadi salah satu dasar penting mengenai keutamaan doa anak bagi orang tua yang telah meninggal dunia.
Karena itu, hubungan bakti antara anak dan orang tua tidak harus berakhir ketika salah satunya meninggal.
Doa untuk orang tua dapat dipanjatkan dalam berbagai kesempatan, termasuk setelah sholat, ketika berzikir, atau pada waktu yang dianjurkan untuk berdoa.
Tidak ada ketentuan bahwa seluruh doa tersebut wajib dibaca dalam urutan tertentu.
Anak dapat memilih doa yang sesuai dengan keadaan orang tuanya.
Selain berdoa, berbakti kepada orang tua yang masih hidup dapat diwujudkan melalui sikap hormat, komunikasi yang baik, dan bantuan sesuai kemampuan.
Sementara itu, untuk orang tua yang telah meninggal, anak dapat terus memohonkan ampunan serta meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan.
Membiasakan doa untuk orang tua merupakan amalan sederhana yang memiliki makna mendalam karena menghubungkan rasa syukur, kasih sayang, dan penghambaan kepada Allah SWT.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir