KebonCinta.com - Kompetisi sepak bola antarnegara Asia Tenggara telah mengalami perjalanan panjang sejak pertama kali digelar pada 1996. Turnamen yang awalnya dikenal sebagai Tiger Cup tersebut kemudian berkembang menjadi ASEAN Championship atau AFF Championship, sebelum memasuki babak baru dengan hadirnya FIFA ASEAN Cup pada 2026.
Kompetisi regional ini pertama kali digelar di Singapura pada 1996 dengan nama Tiger Cup. Sebanyak 10 negara ambil bagian dan terbagi dalam dua grup.
Grup A diisi Indonesia, Vietnam, Myanmar, Laos, dan Kamboja. Sementara Grup B terdiri dari Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Filipina.
Thailand menjadi juara pertama setelah mengalahkan Malaysia di partai final. Turnamen tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu kompetisi penting bagi tim nasional di Asia Tenggara.
�9�3 Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Jadi Pelajaran, Gianni Infantino Tegaskan FIFA Terus Kawal Keamanan Sepak Bola Indonesia
Lima edisi awal, yakni 1996, 1998, 2000, 2002, dan 2004, menggunakan nama Tiger Cup. Setelah itu, kompetisi berganti nama menjadi ASEAN Football Championship atau AFF Championship.
Nama turnamen kembali berubah pada 2008 menjadi AFF Suzuki Cup setelah Suzuki menjadi sponsor utama. Pada edisi berikutnya, nama kompetisi kembali menyesuaikan dengan sponsor, termasuk AFF Mitsubishi Electric Cup 2022 dan ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024.
Meskipun mengalami perubahan nama, rangkaian turnamen tersebut tetap menjadi bagian dari sejarah kompetisi sepak bola regional ASEAN.
�9�3 Baca Juga: Pembinaan Sepak Bola Putri Makin Bergeliat, 1.294 Pemain Muda Ikuti MLSC Yogyakarta
Setelah tiga dekade perjalanan kompetisi regional, FIFA memperkenalkan FIFA ASEAN Cup pada 2026. Kompetisi baru ini melibatkan 14 negara yang terdiri dari 11 anggota ASEAN dan tiga negara undangan.
Edisi perdana berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026, dengan Indonesia dan Hong Kong, China sebagai tuan rumah. FIFA membagi kompetisi menjadi dua divisi, yaitu FIFA ASEAN Cup di Indonesia dan FIFA ASEAN Challenge Cup di Hong Kong, China.
Di Indonesia, delapan negara bersaing dalam dua grup. Grup A dihuni Indonesia, Bangladesh, Malaysia, dan Singapura. Grup B terdiri dari Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.
�9�3 Baca Juga: ASN Bone Bolango Mulai Dipetakan, Mutasi dan Promosi Bakal Mengacu Potensi serta Kompetensi
Berbeda dari kompetisi AFF, FIFA ASEAN Cup merupakan kompetisi baru yang berada di bawah naungan FIFA. Turnamen ini dirancang untuk memberikan kesempatan pertandingan internasional yang kompetitif sekaligus memperkuat hubungan sepak bola antarnegara di kawasan Asia Tenggara.
Indonesia mencatat sejarah sebagai juara pertama FIFA ASEAN Cup 2026. Pada pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia menghadapi Thailand.
Pertandingan tersebut akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Hasil itu mengantarkan Indonesia menjadi negara pertama yang mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup.
Hadirnya FIFA ASEAN Cup tidak menghapus sejarah kompetisi AFF. Keduanya merupakan kompetisi berbeda yang sama-sama menjadi bagian dari perkembangan sepak bola antarnegara di Asia Tenggara.
Dari Tiger Cup 1996 hingga FIFA ASEAN Cup 2026, kompetisi regional tersebut menunjukkan bagaimana sepak bola Asia Tenggara terus berkembang, baik dari sisi format, organisasi, maupun panggung pertandingan internasional.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir