Pendidikan
M. Panji Maulana

Cara Mengisi Sulingjar dengan Benar: Hal yang Perlu Dipahami Guru dan Kepala Sekolah

Cara Mengisi Sulingjar dengan Benar: Hal yang Perlu Dipahami Guru dan Kepala Sekolah

15 Oktober 2026 | 11:23

keboncinta.com- Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) merupakan salah satu instrumen penting dalam Asesmen Nasional yang digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai kualitas proses pembelajaran dan kondisi lingkungan pendidikan. Bagi guru dan kepala sekolah, pengisian Sulingjar bukan sekadar menyelesaikan kuesioner, melainkan kesempatan untuk memberikan informasi mengenai keadaan satuan pendidikan secara jujur dan sesuai pengalaman.

Namun, masih terdapat pertanyaan mengenai cara mengisi Sulingjar dengan benar. Apakah responden harus memilih jawaban yang paling positif? Bagaimana jika kondisi sekolah belum ideal? Apakah guru perlu menyamakan jawaban dengan kepala sekolah? Dan apa yang harus dilakukan ketika mengalami kendala saat mengakses sistem?

Pertanyaan tersebut penting dijawab karena kualitas informasi yang dikumpulkan melalui Sulingjar bergantung pada pemahaman dan kejujuran responden. Jawaban yang dibuat hanya untuk memberikan kesan baik justru dapat mengurangi manfaat survei sebagai dasar evaluasi dan perbaikan mutu pendidikan.

Apa Itu Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar)?

Survei Lingkungan Belajar adalah instrumen yang digunakan untuk mengevaluasi dan memetakan berbagai aspek lingkungan satuan pendidikan yang berkaitan dengan kualitas proses pembelajaran.

Sulingjar merupakan bagian dari Asesmen Nasional bersama Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter.

Ketiga instrumen tersebut memiliki fokus yang berbeda. AKM mengukur kompetensi mendasar dalam literasi membaca dan numerasi, Survei Karakter menggambarkan aspek karakter peserta didik, sedangkan Sulingjar mengumpulkan informasi mengenai kondisi yang mendukung atau menghambat proses pembelajaran.

Menurut Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Sulingjar membantu memetakan faktor-faktor pada aspek masukan dan proses pendidikan yang berpotensi memengaruhi hasil belajar peserta didik.

Informasi tersebut dapat digunakan untuk memahami kondisi lingkungan belajar secara lebih menyeluruh.

Dengan demikian, Sulingjar bukan ujian pengetahuan guru maupun tes kemampuan kepala sekolah. Instrumen ini dirancang untuk mengumpulkan informasi mengenai pengalaman, praktik, dan kondisi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan.

Apa Tujuan Pengisian Sulingjar?

Tujuan utama Sulingjar adalah menyediakan informasi yang dapat mendukung evaluasi dan peningkatan mutu pendidikan.

Melalui survei ini, satuan pendidikan dapat memperoleh gambaran mengenai berbagai aspek yang berhubungan dengan kualitas pembelajaran dan lingkungan sekolah.

Informasi tersebut bermanfaat untuk membantu sekolah:

  • Mengenali kekuatan dan kelemahan lingkungan belajar.
  • Mengevaluasi praktik pembelajaran di kelas.
  • Memahami dukungan yang diterima guru dalam meningkatkan kompetensinya.
  • Menilai kondisi keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
  • Mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dalam kepemimpinan dan pengelolaan pembelajaran.
  • Menyusun program peningkatan mutu berdasarkan data.

Hasil Sulingjar juga berkontribusi terhadap informasi evaluasi sistem pendidikan yang dapat dimanfaatkan melalui Rapor Pendidikan sesuai ketentuan pengolahan dan pelaporan data.

Karena itu, manfaat survei tidak terletak pada seberapa positif jawaban responden, tetapi pada seberapa tepat jawaban tersebut menggambarkan kondisi sebenarnya.

Siapa Saja yang Mengisi Sulingjar?

Pada pelaksanaan Sulingjar bagi jenjang pendidikan dasar dan menengah, guru serta kepala satuan pendidikan merupakan kelompok responden utama.

Pada jenjang PAUD, survei lingkungan belajar juga melibatkan pendidik dan kepala satuan pendidikan melalui mekanisme yang ditetapkan untuk jenjang tersebut.

Daftar responden ditentukan berdasarkan ketentuan penyelenggaraan dan data yang digunakan dalam sistem.

Oleh karena itu, tidak tepat menganggap bahwa setiap orang yang bekerja di sekolah otomatis dapat mengisi Sulingjar dengan akun yang sama.

Sekolah perlu memeriksa daftar responden yang ditetapkan untuk periode pelaksanaan terkait.

Apabila terdapat guru yang seharusnya menjadi responden tetapi tidak muncul dalam daftar, sekolah perlu menelusuri status pendataan dan menghubungi pihak yang berwenang sesuai petunjuk resmi.

Baca Juga: Apa Itu Sulingjar? Tujuan, Responden, dan Kaitannya dengan Rapor Pendidikan 

Apa Saja yang Diukur dalam Sulingjar?

Sulingjar mencakup berbagai aspek yang berhubungan dengan kualitas layanan pendidikan.

Dalam kerangka Survei Lingkungan Belajar yang dipublikasikan Pusat Asesmen Pendidikan, aspek-aspek tersebut antara lain:

1. Kualitas Pembelajaran

Aspek ini berkaitan dengan pengalaman pembelajaran di kelas, termasuk pengelolaan kelas, dukungan guru kepada peserta didik, dan strategi pembelajaran yang mendorong keterlibatan serta kemampuan berpikir.

Contohnya, survei dapat menggali pengalaman responden mengenai bagaimana pembelajaran berlangsung dan bagaimana kebutuhan belajar peserta didik direspons.

2. Refleksi dan Perbaikan Pembelajaran oleh Guru

Aspek ini berkaitan dengan upaya guru mengevaluasi praktik mengajar dan melakukan perbaikan.

Refleksi dapat berupa peninjauan hasil asesmen, diskusi dengan rekan sejawat, serta penyesuaian strategi pembelajaran.

3. Kepemimpinan Instruksional

Aspek ini menggambarkan bagaimana kepemimpinan satuan pendidikan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

Hal yang relevan antara lain kejelasan arah pengembangan sekolah, dukungan terhadap guru, dan penggunaan informasi hasil belajar dalam pengambilan keputusan.

4. Iklim Keamanan Sekolah

Iklim keamanan berkaitan dengan kondisi lingkungan belajar yang memberikan rasa aman secara fisik maupun psikologis.

Persoalan seperti perundungan, kekerasan, dan perlakuan yang merendahkan martabat peserta didik merupakan bagian penting dari perhatian terhadap keamanan sekolah.

5. Iklim Kebinekaan

Aspek ini berhubungan dengan penghargaan terhadap perbedaan agama, budaya, dan latar belakang sosial dalam kehidupan sekolah.

Lingkungan belajar yang baik memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk dihormati dan memperoleh layanan pendidikan secara adil.

6. Iklim Kesetaraan Gender

Aspek ini berkaitan dengan kesempatan dan perlakuan yang adil tanpa diskriminasi berdasarkan gender.

7. Iklim Inklusivitas

Aspek inklusivitas mencakup penerimaan dan dukungan terhadap kebutuhan belajar peserta didik yang beragam, termasuk peserta didik penyandang disabilitas.

8. Dukungan dan Partisipasi Warga Sekolah

Partisipasi orang tua, peserta didik, dan unsur sekolah lainnya dapat menjadi bagian dari informasi mengenai dukungan terhadap proses pendidikan.

Rincian dimensi dan butir pertanyaan dapat mengalami pengembangan. Karena itu, daftar tersebut merupakan gambaran substansi berdasarkan kerangka resmi, bukan daftar lengkap pertanyaan yang pasti muncul dalam setiap periode survei.

Baca Juga: Gagal Login Sulingjar 2026? Periksa NPSN, Token, NIK hingga Tanggal Lahir 

Persiapan Sebelum Mengisi Sulingjar

Sebelum memulai pengisian, guru dan kepala sekolah perlu memastikan beberapa hal.

Pertama, periksa jadwal resmi. Pelaksanaan Sulingjar mengikuti periode yang ditentukan penyelenggara.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Sulingjar Survei Lingkungan Belajar Cara Mengisi Sulingjar Asesmen Nasional

Komentar Pengguna