Pendidikan
M. Panji Maulana

Cara Membuat Kesepakatan Kelas Bersama Siswa agar Aturan Dipatuhi Tanpa Ancaman

Cara Membuat Kesepakatan Kelas Bersama Siswa agar Aturan Dipatuhi Tanpa Ancaman

16 Oktober 2026 | 09:22

Kesepakatan dapat dibaca ulang pada awal kegiatan kelompok atau saat muncul persoalan yang berkaitan.

7. Tinjau kembali secara berkala. Ajak siswa merefleksikan kesepakatan yang sudah berjalan dan yang masih sulit. Jika kondisi kelas berubah, rumusan boleh diperjelas melalui diskusi.

Contoh Kesepakatan Kelas untuk SD

Berikut contoh yang bisa disesuaikan dengan usia siswa dan kebutuhan sekolah:

  1. Kami mendengarkan ketika orang lain berbicara.
  2. Kami menggunakan bahasa yang sopan, meskipun berbeda pendapat.
  3. Kami menjaga kebersihan dan perlengkapan bersama.
  4. Kami berusaha menyelesaikan tugas sesuai kemampuan dan meminta bantuan jika perlu.
  5. Kami mengingatkan teman dengan cara yang baik, bukan mengejek.

Agar konkret, guru dapat mengajak siswa memainkan dua adegan singkat: diskusi ketika semua memotong pembicaraan dan diskusi ketika setiap anggota diberi giliran. Setelah itu, siswa membandingkan suasana keduanya.

Contoh untuk SMP: Kesepakatan saat Diskusi

Pada jenjang SMP, kesepakatan dapat lebih spesifik. Misalnya, setiap anggota kelompok menyumbang minimal satu ide; pendapat disanggah dengan alasan, bukan serangan pribadi; tugas dibagi jelas; dan anggota kelompok menyampaikan kendala sebelum tenggat.

Guru perlu menjelaskan bahwa bentuk kontribusi tidak selalu bicara panjang. Siswa yang kesulitan berbicara di depan kelompok dapat lebih dulu mengirim gagasan tertulis, lalu berlatih menyampaikannya secara bertahap.

Baca Juga: Metode Pembelajaran Terbalik (Flipped Classroom): Ketika Siswa Menjadi Pengajar 

Bagaimana Jika Ada Siswa Melanggar Kesepakatan?

Jangan langsung menyimpulkan siswa sengaja menentang aturan. Periksa keadaan dan alasan perilakunya, kemudian ingatkan kesepakatan yang relevan. Jika ada teman yang dirugikan, bantu siswa mengambil langkah memperbaiki, seperti meminta maaf secara tulus dan mengembalikan barang yang dipinjam.

Untuk perilaku serius seperti kekerasan atau perundungan, guru harus mengikuti prosedur perlindungan peserta didik dan kebijakan sekolah. Kesepakatan kelas bukan pengganti aturan keselamatan maupun mekanisme penanganan yang berlaku.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Kesepakatan Kelas Manajemen Kelas Budaya Positif Disiplin Positif Peran Siswa

Komentar Pengguna