KebonCinta.com – Mengumpulkan tugas melalui Google Drive bisa membantu guru menyimpan pekerjaan siswa dengan lebih tertib. Dokumen, foto, dan video tidak lagi tercecer di percakapan WhatsApp karena dapat dikelompokkan menurut kelas, mata pelajaran, atau nama siswa.
Namun, satu kesalahan pengaturan dapat membuat tugas seluruh kelas terlihat atau bahkan terhapus. Karena itu, guru perlu memahami cara membuat folder sekaligus mengatur siapa yang boleh membuka dan mengubah isinya.
Langkah berikut dapat dilakukan melalui laptop atau komputer:
Contoh susunan yang mudah digunakan ialah Kelas 7A → Bahasa Indonesia → Tugas Membaca. Google juga menyarankan nama file yang singkat, jelas, dan konsisten agar mudah dicari.
Google Drive memiliki beberapa tingkat izin, termasuk Pelihat, Pengomentar, dan Editor. Pelihat dapat membuka berkas, tetapi tidak bisa menambahkan tugas ke folder. Sebaliknya, Editor dapat menambahkan, mengubah, memindahkan, atau menghapus file di dalam folder bersama.
Artinya, membagikan satu folder pengumpulan dengan izin Editor kepada seluruh siswa bukan pilihan yang aman untuk tugas individual. Izin akses folder induk juga dapat diwariskan ke subfolder dan file di dalamnya.
Baca Juga: Contoh Portofolio Siswa untuk Tugas Sekolah, Lengkap dengan Susunannya
Agar siswa tidak otomatis dapat melihat tugas teman, guru dapat menggunakan folder terpisah:
Pastikan tidak ada izin dari folder induk yang membuka akses kepada siswa lain. Setelah tugas dinilai, simpan salinan di arsip guru, sebab siswa yang memiliki izin Editor masih bisa mengubah atau menghapus file dalam foldernya sendiri.
Siswa membuka folder yang dibagikan guru melalui aplikasi Google Drive. Pada Android, pilih Baru → Upload, lalu cari file tugas. Pada iPhone, gunakan Tambah → Upload file, pilih berkas dan lokasi folder yang sesuai.
Sebelum mengirim, gunakan nama file yang seragam, misalnya Alya_7A_IPA_Tugas01.pdf. Setelah mengunggah, buka kembali file untuk memastikan isinya terbaca dan tersimpan pada folder yang benar.
Untuk kelas besar, Google Formulir dapat menjadi pilihan karena siswa mengirim tugas tanpa memperoleh izin Editor atas folder pengumpulan guru.
Perlu diketahui, fitur Upload file mewajibkan siswa masuk ke akun Google. Fitur ini juga tidak tersedia apabila formulir disimpan di shared drive atau dinonaktifkan oleh kebijakan administrator tertentu.
Baca Juga: Cara Membuat Rubrik Penilaian Presentasi dan Tugas Kelompok untuk Guru
Gunakan akses Dibatasi untuk berkas yang memuat identitas, hasil belajar, atau nilai siswa. Jangan membagikan tautan folder dengan pengaturan Siapa saja yang memiliki link tanpa alasan yang jelas. Uji akses memakai akun siswa percobaan sebelum tugas dibagikan.
Tentukan tenggat, format file, dan aturan penamaan sejak awal. Setelah penilaian, simpan hasil pemeriksaan pada folder arsip yang hanya diakses guru atau petugas sekolah berwenang.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir