Jika terdapat data yang keliru atau belum diperbarui, sekolah perlu menindaklanjutinya melalui mekanisme Dapodik yang berlaku.
Menurut panduan portal Verval Digitalisasi SD, data yang bersumber dari Dapodik tidak diperbaiki secara langsung melalui sistem verval. Pembaruan harus dilakukan melalui jalur pengelolaan data yang sesuai.
Setelah perubahan dilakukan, tunggu proses sinkronisasi sampai data terbaru tersedia pada sistem. Dengan demikian, informasi yang digunakan dalam proses pemeriksaan dapat sesuai dengan data resmi sekolah.
Setelah seluruh data diperiksa, ikuti petunjuk sistem untuk menyimpan draf dan mencetak formulir.
Panduan yang dirujuk mencantumkan penggunaan fitur Simpan Draf dan Cetak Formulir. Dokumen yang dihasilkan selanjutnya perlu ditandatangani dan diberi stempel sekolah sesuai ketentuan.
Perhatikan persyaratan dokumen sebelum melanjutkan ke tahap pengunggahan, termasuk ketentuan mengenai tanda tangan yang diperbolehkan.
Dokumen yang sudah ditandatangani perlu dipindai agar dapat diunggah ke portal.
Dalam panduan verval SD tahun 2026 yang menjadi acuan, dokumen surat pernyataan diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal 10 MB.
Sebelum mengunggahnya, pastikan hasil pemindaian jelas, tidak terpotong, dan seluruh bagian dokumen dapat dibaca. Periksa kembali berkas yang dipilih agar tidak terjadi kesalahan pengiriman dokumen.
Baca Juga: 5 Jenis Makanan yang Bisa Berdampak Buruk bagi Otak, Batasi Konsumsinya Mulai Sekarang
Setelah data dan dokumen disampaikan, sekolah perlu memantau status pengajuan melalui sistem.
Dinas Pendidikan memiliki peran dalam pemeriksaan data yang diajukan. Apabila terdapat penolakan atau permintaan perbaikan, sekolah perlu membaca keterangan yang tersedia dan menindaklanjutinya sesuai arahan.
Perlu diingat bahwa menyelesaikan seluruh tahapan verval belum otomatis menjadikan sekolah penerima bantuan yang sudah ditetapkan. Penyaluran perangkat merupakan proses lanjutan yang mengikuti ketentuan program.
Apabila satuan pendidikan belum menemukan namanya dalam sistem atau daftar calon sasaran, jangan langsung menyimpulkan bahwa sekolah tidak akan memperoleh bantuan.
Langkah yang dapat dilakukan adalah memeriksa kembali identitas dan kelengkapan data sekolah, memastikan data Dapodik telah diperbarui, serta mengikuti pengumuman dan petunjuk resmi dari instansi terkait.
Untuk sekolah dasar, gunakan portal verval SD sesuai prosedur yang tersedia. Adapun satuan PAUD perlu merujuk pada mekanisme pendataan dan layanan bantuan yang ditetapkan Direktorat PAUD.
Jika status sekolah masih belum jelas, koordinasikan dengan Dinas Pendidikan atau pihak berwenang sesuai jenjang pendidikan untuk memperoleh informasi yang lebih tepat.
Tidak selalu. Status verifikasi menunjukkan perkembangan pemeriksaan data sesuai tahapan sistem, sedangkan penetapan penerima dan pengiriman perangkat merupakan proses yang berbeda.
Sekolah sebaiknya membaca keterangan status secara menyeluruh dan mengikuti instruksi yang tercantum pada portal. Jangan menjadikan status tertentu sebagai jaminan penerimaan apabila belum ada penetapan resmi yang menyatakannya.
Dengan memahami perbedaan setiap tahapan, kepala sekolah dan operator dapat menghindari kesalahpahaman sekaligus memastikan proses administrasi berjalan sesuai ketentuan.
Pada akhirnya, pengecekan bantuan Papan Interaktif Digital 2026 perlu dilakukan melalui sumber resmi, dengan data sekolah yang akurat dan dokumen yang lengkap. Persiapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan digitalisasi pembelajaran di satuan pendidikan.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir