Rutinitas pagi tidak harus selalu berisi penggunaan produk. Kamu juga bisa meluangkan waktu sejenak untuk melakukan pijatan wajah ringan sebagai bagian dari kegiatan relaksasi.
Gunakan tangan yang bersih dan gerakkan jari secara perlahan tanpa menekan atau menarik kulit terlalu keras. Jika kulit terasa kering, pelembap dapat membantu mengurangi gesekan.
Pijatan ringan mungkin membantu mengurangi tampilan bengkak sementara pada sebagian orang. Namun, manfaatnya tidak boleh disamakan dengan prosedur medis yang ditujukan untuk merangsang pembentukan kolagen atau memperbaiki kerutan.
Jika kulit sedang mengalami iritasi atau peradangan, sebaiknya hindari memijat area tersebut.
Perawatan dari luar dapat dilengkapi dengan pola makan yang beragam dan seimbang. Kulit membutuhkan berbagai nutrisi untuk menjalankan fungsinya, termasuk protein, vitamin, mineral, dan lemak esensial.
Vitamin C, misalnya, dapat diperoleh dari jeruk, kiwi, jambu biji, paprika, dan brokoli. Nutrisi ini dibutuhkan tubuh dalam proses pembentukan kolagen.
Teh hijau juga dapat menjadi pilihan minuman bagi orang yang menyukainya. Namun, tidak ada satu makanan atau minuman yang dapat menjamin kulit selalu glowing ataupun menghentikan proses penuaan.
Alih-alih mengejar satu bahan yang dianggap sebagai rahasia kecantikan, lebih baik membangun pola makan yang bervariasi dan memenuhi kebutuhan tubuh.
Suplemen tidak selalu diperlukan jika kebutuhan nutrisi sudah tercukupi dari makanan. Jika mempertimbangkan suplemen tertentu, perhatikan kebutuhan dan petunjuk penggunaannya.
Sunscreen merupakan salah satu bagian terpenting dari rutinitas pagi karena membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.
Paparan UV berkontribusi terhadap kerusakan kulit, termasuk munculnya bintik gelap dan tanda penuaan dini. Karena itu, perlindungan matahari tidak sebaiknya hanya dilakukan ketika cuaca terik atau saat bepergian ke luar rumah dalam waktu lama.
Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan perlindungan spektrum luas. Aplikasikan sesuai petunjuk produk dan ulangi pemakaian ketika diperlukan, terutama jika beraktivitas di luar ruangan, berkeringat, atau berenang.
Topi, pakaian pelindung, dan tempat berteduh juga dapat membantu mengurangi paparan sinar matahari.
Perlu diingat, serum vitamin C atau ekstrak teh hijau tidak menggantikan fungsi sunscreen. Keduanya memiliki peran berbeda dalam perawatan kulit.
Rutinitas yang terlalu panjang dapat terasa merepotkan dan sulit dipertahankan. Karena itu, kamu bisa memulai dengan tiga langkah dasar: membersihkan wajah, menggunakan pelembap, dan mengaplikasikan sunscreen.
Setelah terbiasa, tambahkan produk lain apabila memang dibutuhkan untuk mengatasi masalah kulit tertentu. Tidak perlu membeli seluruh produk yang sedang populer atau mengikuti setiap tren kecantikan.
Konsistensi juga bukan berarti memaksakan produk yang tidak cocok. Jika muncul rasa terbakar, gatal, kemerahan yang menetap, atau iritasi, hentikan pemakaian produk yang dicurigai dan pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter kulit.
Inspirasi dari kebiasaan perawatan kulit di Jepang menunjukkan bahwa rutinitas yang teratur dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan kulit. Namun, hasilnya tidak ditentukan oleh satu bahan ajaib atau metode tertentu.
Kebersihan yang tepat, hidrasi, pola makan seimbang, serta perlindungan dari sinar matahari merupakan dasar yang bisa diterapkan oleh banyak orang.
Kamu tidak harus memiliki produk mahal untuk memulai. Kenali kebutuhan kulit, pilih perawatan yang sesuai, dan lakukan secara konsisten.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir