Beasiswa
Hilmi An Naufal

Besok Terakhir! Begini Cara Daftar Bantuan S2-S3 Kemenag 2026, Bisa Dapat Rp20 Juta hingga Rp25 Juta

Besok Terakhir! Begini Cara Daftar Bantuan S2-S3 Kemenag 2026, Bisa Dapat Rp20 Juta hingga Rp25 Juta

11 Oktober 2026 | 20:20

KebonCinta.com — Mahasiswa program magister dan doktor di lingkungan pendidikan agama dan keagamaan perlu memperhatikan batas akhir pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan atau BPP 2026.

Kementerian Agama menetapkan pendaftaran berlangsung pada 5 hingga 12 Oktober 2026.

Artinya, kesempatan mendaftar segera berakhir.

Bantuan tersebut diselenggarakan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kemenag bekerja sama dengan LPDP Kementerian Keuangan.

Mahasiswa S2 yang lolos dapat memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta.

Sementara penerima pada jenjang S3 memperoleh Rp25 juta.

Dana diberikan secara lump sum untuk membantu penyelesaian pendidikan.

Penggunaannya dapat mencakup pembayaran SPP, pembelian buku, biaya ujian, publikasi jurnal hingga kebutuhan penyelesaian tesis atau disertasi.

Kepala Puspenma Kemenag Ruchman Basori mengatakan program tersebut diarahkan untuk membantu mahasiswa menyelesaikan studi.

“Indonesia Emas 2045 harus didukung dengan ketersediaan SDM yang profesional, terampil, dan berpihak kepada mustadh'afin,” ujar Ruchman.

Lalu bagaimana cara mendaftarnya?

Langkah pertama, calon penerima perlu memastikan dirinya memenuhi syarat utama.

Pendaftar harus berstatus Warga Negara Indonesia dan menjadi mahasiswa aktif minimal semester tiga pada program S2 atau S3 di perguruan tinggi dalam negeri.

Status mahasiswa dibuktikan dengan surat keterangan aktif kuliah semester gasal tahun akademik 2026/2027.

Peserta juga harus sudah dinyatakan lulus seminar proposal tesis atau disertasi.

Selanjutnya siapkan transkrip akademik yang memuat IPK sejak semester pertama hingga semester terakhir.

Dokumen perkembangan tesis atau disertasi juga harus dipersiapkan.

Pendaftar kemudian melengkapi SK atau surat keterangan pembimbing, rekomendasi pimpinan satuan kerja dan pakta integritas bermeterai Rp10.000.

Dokumen profesi berbeda sesuai latar belakang calon penerima.

Baca Juga: Maqashid Syariah: Memahami Tujuan Besar di Balik Setiap Syariat Islam 

Dosen misalnya perlu menyiapkan NUPTK atau NIDN.

Guru menyiapkan NUPTK atau NPK sesuai ketentuan.

Tenaga kependidikan dapat menggunakan NUPTK, PegID atau SK pengangkatan dengan masa kerja minimal dua tahun.

Ustaz, kiai dan dosen Ma'had Aly juga perlu melampirkan SK pengangkatan dengan masa kerja sesuai ketentuan program.

Pegawai Kementerian Agama menggunakan SK pengangkatan sebagai dokumen profesinya.

Setelah dokumen siap, calon penerima masuk ke portal pendaftaran beasiswa Kementerian Agama.

Buat akun apabila belum mempunyai akun.

Setelah berhasil masuk, lengkapi profil dan unggah dokumen yang diminta.

Kemudian pilih program Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 atau S3.

Periksa kembali seluruh informasi sebelum melakukan finalisasi.

Jika proses sudah selesai, peserta dapat mencetak kartu pendaftaran sebagai bukti telah mengikuti seleksi.

Pendaftaran berakhir pada 12 Oktober 2026.

Seleksi dijadwalkan berlangsung pada 13 sampai 15 Oktober.

Pengumuman hasil direncanakan pada 21 Oktober 2026.

Penerima juga perlu memperhatikan bahwa bantuan mempunyai kewajiban pertanggungjawaban.

Laporan penggunaan dana harus disampaikan melalui aplikasi paling lambat enam bulan setelah bantuan diterima.

Perkembangan akademik juga dilaporkan setiap semester sampai peserta menyelesaikan pendidikan.

Karena batas pendaftaran sudah sangat dekat, calon peserta sebaiknya tidak menunggu menit terakhir.

Periksa kembali ukuran dan keterbacaan dokumen sebelum diunggah dan pastikan tidak ada persyaratan yang tertinggal.

Program ini dapat menjadi bantuan penting bagi mahasiswa yang sebenarnya sudah berada di tahap akhir, tetapi masih membutuhkan dukungan biaya untuk menuntaskan tesis atau disertasi.

Tags:
Beasiswa Kemenag BPP 2026 S2 S3 lpdp Mahasiswa Tesis Disertasi

Komentar Pengguna