Parenting
Hilmi An Naufal

Beda Pendapat soal Pengasuhan Anak dengan Kakek-Nenek? Psikolog UI Sarankan Libatkan Dokter Anak

Beda Pendapat soal Pengasuhan Anak dengan Kakek-Nenek? Psikolog UI Sarankan Libatkan Dokter Anak

14 Oktober 2026 | 14:27

KebonCinta.com — Perbedaan pendapat antara orang tua dan kakek-nenek mengenai cara mengasuh anak cukup sering terjadi dalam sebuah keluarga.

Kebiasaan yang digunakan ketika membesarkan anak puluhan tahun lalu belum tentu selalu sesuai dengan perkembangan ilmu kesehatan dan kebutuhan anak saat ini.

Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim menyarankan keluarga menggunakan informasi dari tenaga ahli ketika muncul perbedaan pandangan.

“Data itu bisa dBaca Juga: Ajak Anak Menghias Kamar, Kenalkan Proses Belajar Lewat Proyek Sederhana ari penelitian, bisa kita ajak orang tua kita ke dokter anak,” ujar Rose.

Menurutnya, dokter anak dapat membantu memberikan penjelasan berdasarkan kondisi kesehatan dan perkembangan anak sehingga keputusan tidak hanya bergantung pada kebiasaan turun-temurun.

Pengalaman kakek dan nenek dalam membesarkan anak tetap dapat menjadi bahan pertimbangan.

Namun orang tua tetap perlu melihat apakah saran tersebut sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak yang sedang diasuh.

Perbedaan pandangan sebaiknya juga tidak disampaikan menggunakan nada yang menyalahkan.

Orang tua dapat menjelaskan alasan mengapa sebuah praktik tidak diterapkan dengan menggunakan informasi yang jelas dan dapat dipercaya.

“Kalau kita tidak sepaham dengan kakek nenek, berikan alasan yang jelas,” kata Rose.

Cara tersebut diharapkan membuat kakek dan nenek memahami keputusan orang tua tanpa merasa pengalaman mereka tidak dihargai.

Salah satu contoh yang sering menjadi perdebatan adalah pemberian makanan kepada bayi.

Makanan pendamping maupun makanan padat harus diberikan dengan mempertimbangkan usia dan kesiapan anak.

Apabila bayi belum siap menerima jenis makanan tertentu, keluarga sebaiknya tidak memaksakannya.

Konsultasi dengan dokter dapat dilakukan untuk mengetahui kebutuhan nutrisi yang sesuai.

 

Hal yang sama berlaku ketika anak mempunyai kondisi khusus seperti alergi makanan.

Seluruh orang yang ikut menjaga anak perlu mengetahui jenis makanan maupun tindakan yang harus dihindari.

Informasi tersebut penting karena anak terkadang diasuh secara bergantian oleh orang tua, kakek, nenek maupun anggota keluarga lainnya.

Kesalahan kecil dapat menimbulkan risiko apabila pengasuh tidak mengetahui kondisi kesehatan anak.

Karena itu, komunikasi terbuka menjadi bagian penting dalam pola pengasuhan bersama.

Tujuannya bukan menentukan siapa yang paling benar antara orang tua dan kakek-nenek.

Hal yang lebih penting adalah memastikan setiap keputusan memberikan manfaat dan menjaga keselamatan anak.

Konsultasi bersama tenaga medis juga dapat menjadi jalan tengah ketika keluarga kesulitan mencapai kesepakatan.

Dengan begitu, keputusan pengasuhan dapat didasarkan pada informasi ilmiah sekaligus tetap menjaga hubungan baik antargenerasi.

Tags:
Parenting Pola Asuh Anak Kakek Nenek Dokter Anak Psikolog Keluarga MPASI

Komentar Pengguna