KebonCinta.com – Kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3) melalui beasiswa internasional kembali terbuka bagi calon akademisi dan profesional di bidang pertanian. Namun, bagi pemburu beasiswa yang mengincar SEARCA Full Master’s and PhD Scholarship 2027–2028, ada perubahan mekanisme pendaftaran yang tidak boleh diabaikan.
Pembaruan tersebut mengatur tahapan pengiriman berkas, proses seleksi nasional, hingga pengajuan aplikasi ke pihak SEARCA. Artinya, pelamar perlu memperhatikan prosedur terbaru agar tidak keliru ketika mengirimkan dokumen persyaratan.
Mengacu pada surat revisi nomor 3415/DST/B4/DT.04.02/2026, calon peserta diwajibkan mengirimkan berkas terlebih dahulu kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Hanya kandidat yang lolos pra-seleksi dan memperoleh endorsement resmi yang akan melanjutkan proses pendaftaran melalui portal beasiswa SEARCA.
Baca Juga: Kemendikdasmen Umumkan Penataan Guru 2027: PPPK Paruh Waktu, Peluang PNS, dan Rekrutmen CPNS
Lantas, bagaimana alur pendaftaran terbaru, apa saja persyaratannya, dan kapan batas akhir pengiriman berkas? Berikut panduan yang perlu dipahami calon pelamar.
Perubahan paling penting dalam mekanisme terbaru terletak pada tahapan awal pendaftaran. Pelamar tidak langsung memulai proses melalui portal SEARCA, melainkan harus mengirimkan aplikasi kepada Kemdiktisaintek untuk mengikuti pra-seleksi nasional.
Prosedur ini menjadi tahap awal yang menentukan apakah kandidat dapat melanjutkan ke proses seleksi berikutnya. Karena itu, ketepatan alamat email, format subjek, dan tenggat pengiriman dokumen perlu menjadi perhatian utama.
Berikut tiga tahapan pendaftaran beasiswa SEARCA berdasarkan informasi revisi yang disampaikan.
Tahap pertama adalah mengajukan dokumen lamaran melalui email resmi yang tercantum dalam pemberitahuan, yakni bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id.
Pelamar juga harus menggunakan format subjek email sesuai ketentuan berikut APLİKASI SEARCA_NAMA PELAMAR
Gunakan format yang tercantum dalam pengumuman resmi dan ganti bagian nama pelamar dengan nama lengkap masing-masing.
Batas akhir pengiriman berkas ditetapkan pada 30 Oktober 2026. Dengan tenggat yang semakin dekat, calon peserta sebaiknya tidak menunggu hari terakhir untuk menyiapkan dan mengirimkan dokumen.
Sebelum mengirimkan aplikasi, periksa kembali kelengkapan berkas, keterbacaan dokumen, serta kesesuaian identitas dan informasi yang dicantumkan.
Setelah dokumen diterima, Kemdiktisaintek akan menjalankan proses pra-seleksi terhadap para pelamar.
Kandidat yang memenuhi kriteria dan dinyatakan lolos akan memperoleh endorsement untuk diteruskan kepada pihak SEARCA. Berdasarkan jadwal dalam pemberitahuan, proses endorsement bagi kandidat terpilih ditargetkan selesai paling lambat 30 November 2026.
Tahap ini perlu diperhatikan karena pengiriman berkas ke kementerian tidak serta-merta menjamin pelamar dapat mengikuti seleksi lanjutan. Kandidat harus melewati proses penyaringan nasional terlebih dahulu.
Oleh sebab itu, calon peserta perlu memastikan dokumen yang diajukan menggambarkan kualifikasi akademik dan rencana penelitian secara jelas.
Pelamar yang lolos pra-seleksi dan memperoleh endorsement resmi dari Kemdiktisaintek akan diundang untuk meneruskan proses pendaftaran melalui SEARCA Scholarship Portal.
Pada tahap ini, kandidat mengikuti prosedur lanjutan yang ditetapkan oleh SEARCA. Pelamar sebaiknya memantau komunikasi resmi dari kementerian maupun SEARCA agar tidak melewatkan instruksi dan tenggat berikutnya.
Perlu diingat, terdapat perbedaan antara mengirimkan aplikasi awal, lolos pra-seleksi nasional, dan menyelesaikan proses pendaftaran lanjutan. Ketiganya merupakan tahapan berbeda yang harus diperhatikan.
Program beasiswa SEARCA menyediakan kesempatan studi di sejumlah perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan informasi yang disampaikan, terdapat enam universitas tujuan yang dapat menjadi pertimbangan calon penerima beasiswa.
Daftar universitas tersebut meliputi:
Pilihan universitas tersebut memberikan alternatif bagi pelamar untuk mengembangkan kompetensi akademik dan penelitian di lingkungan pendidikan tinggi Asia Tenggara.
Meski demikian, calon mahasiswa tetap perlu mencocokkan bidang studi, program yang tersedia, serta kesesuaian topik penelitian dengan ketentuan beasiswa dan universitas yang dituju.
Selain mengikuti alur pendaftaran yang diperbarui, pelamar juga perlu memenuhi sejumlah kriteria dasar. Berdasarkan informasi yang tersedia, terdapat tiga persyaratan utama yang perlu diperhatikan.
Ketentuan usia dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan yang dipilih, yaitu:
Pelamar perlu memastikan kesesuaian usianya dengan ketentuan program sebelum mengajukan aplikasi.
Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu kriteria penting dalam pendaftaran. Calon peserta harus memiliki salah satu skor tes yang memenuhi ketentuan berikut:
Siapkan bukti kemampuan bahasa Inggris yang sesuai dengan ketentuan program.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir