Kesehatan
Hilmi An Naufal

Beasiswa Kemenkes 2026 Masih Dibuka hingga 30 Oktober, Ini Jurusan, Syarat dan Cara Daftarnya

Beasiswa Kemenkes 2026 Masih Dibuka hingga 30 Oktober, Ini Jurusan, Syarat dan Cara Daftarnya

19 Oktober 2026 | 18:16

KebonCinta.com — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia membuka kesempatan bagi mahasiswa bidang kesehatan untuk mengikuti program Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional Tahun 2026.

Pendaftaran program tersebut berlangsung mulai 14 hingga 30 Oktober 2026 melalui Sistem Informasi Beasiswa Kementerian Kesehatan (SIBK).

Program ini bertujuan meningkatkan jumlah dan pemerataan tenaga kesehatan pada bidang-bidang yang menjadi kebutuhan prioritas pemerintah.

Beasiswa tersebut disediakan bagi mahasiswa yang telah mengikuti pendidikan pada program studi tertentu dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan Kemenkes.

JURUSAN YANG MENDAPATKAN BEASISWA

Berdasarkan informasi pada portal resmi SIBK, terdapat lima kelompok tenaga kesehatan yang menjadi prioritas.

Bidang tersebut meliputi:

Baca Juga: Santri Asal Dompu Lolos Beasiswa PPI Tunisia, Jadi Orang Pertama dari Daerahnya Kuliah lewat Program Ini 

1. Radiografer, melalui program D3 Radiologi atau D4 Teknologi Radiologi Pencitraan.
2. Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), melalui program D3 atau D4 Teknologi Laboratorium Medis.
3. Terapis Gigi dan Mulut, melalui program D3 Kesehatan Gigi atau D4 Terapi Gigi dan Mulut.
4. Tenaga Kefarmasian, melalui pendidikan D3 Farmasi atau S1 Farmasi dengan Profesi Apoteker.
5. Fisikawan Medik, melalui S1 Fisika dengan peminatan fisika medis dan pendidikan profesi terkait.

Pemilihan program studi harus mengikuti daftar yang ditetapkan penyelenggara.

Program ini tidak mencakup kelas internasional, pendidikan jarak jauh, maupun jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau.

APA SAJA FASILITAS BEASISWA?

Kemenkes menyediakan bantuan pendanaan pendidikan yang mencakup sejumlah komponen.

Bantuan tersebut meliputi biaya pendidikan yang dibayarkan kepada institusi, termasuk UKT atau SPP sesuai ketentuan.

Selain itu, penerima juga mendapatkan dukungan biaya hidup dan operasional, pembelian buku serta referensi, hingga bantuan penunjang penyelesaian tugas akhir.

Komponen bantuan diberikan berdasarkan ketentuan masing-masing program dan masa pendidikan.

SIAPA YANG BOLEH MENDAFTAR?

Beberapa persyaratan umum pendaftaran adalah:

1. Warga Negara Indonesia.
2. Memiliki latar belakang pendidikan SMA, MA, SMK, atau sederajat.
3. Tidak sedang bekerja atau memiliki ikatan kerja.
4. Menjadi mahasiswa baru semester gasal 2026/2027 atau mahasiswa aktif dengan sisa masa studi sekurang-kurangnya dua semester.
5. Mengikuti program studi prioritas sesuai ketentuan Kemenkes.
6. Memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif.
7. Memenuhi persyaratan kesehatan.
8. Tidak sedang menerima beasiswa lain yang menyebabkan pendanaan ganda.
9. Bersedia menjalani pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan.

Penerima beasiswa wajib mengikuti penempatan pengabdian pada fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kebijakan pemerintah.

Masa pengabdian paling singkat tiga tahun pada daerah prioritas tertentu dan empat tahun di wilayah lainnya.

DOKUMEN YANG PERLU DISIAPKAN

Calon peserta perlu menyiapkan dokumen antara lain:

- KTP dan Kartu Keluarga.
- Pasfoto terbaru.
- Surat keterangan mahasiswa aktif.
- Surat keterangan sehat dan bebas narkoba beserta hasil pemeriksaan sesuai ketentuan.
- Bukti kepesertaan aktif BPJS Kesehatan.
- Dokumen akademik seperti rapor, ijazah, KHS, atau transkrip.
- Surat komitmen peserta.
- Surat izin orang tua, wali, suami, atau istri sesuai kondisi pendaftar.

Dokumen diunggah melalui sistem dengan format serta ukuran yang telah ditentukan.

CARA DAFTAR BEASISWA KEMENKES 2026

Berikut langkah-langkah pendaftarannya:

1. Buka situs sibk.kemkes.go.id.
2. Pilih menu Daftar Akun.
3. Lakukan registrasi menggunakan data yang sesuai.
4. Masuk kembali menggunakan akun yang telah dibuat.
5. Pilih program Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional.
6.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
beasiswa Kemenkes 2026 beasiswa kesehatan beasiswa farmasi Radiologi ATLM cara daftar beasiswa SIBK Kemenkes

Komentar Pengguna