Pendidikan
Dewi Safitri

Bahasa Inggris Wajib di MI Mulai 2027/2028, Kemenag Siapkan Pelatihan 5.000 Guru

Bahasa Inggris Wajib di MI Mulai 2027/2028, Kemenag Siapkan Pelatihan 5.000 Guru

16 Oktober 2026 | 16:34

KebonCinta.com - Penerapan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib bagi siswa kelas III hingga VI Madrasah Ibtidaiyah (MI) mulai tahun ajaran 2027/2028 menuntut kesiapan tenaga pendidik dan metode pembelajaran yang sesuai. 

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng British Council melalui program pengembangan kompetensi guru.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa kebijakan ini membutuhkan persiapan yang matang, terutama dalam meningkatkan kemampuan guru dan kualitas proses pembelajaran. 

Penguatan kompetensi tersebut diperlukan agar bahasa Inggris tidak sekadar menjadi tambahan mata pelajaran dalam kurikulum, tetapi benar-benar memberikan pengalaman belajar yang efektif bagi siswa.

Baca Juga: Latihan TKA Ekonomi: Memahami Hubungan Suku Bunga dan Pengendalian Inflasi 

Kerja sama tersebut diluncurkan melalui program Strengthening the Teaching of English in Primary Schools through Communities of Practice (STEPS-CoP) di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026).

Program ini dirancang untuk membangun komunitas belajar bagi guru agar mereka dapat bertukar pengalaman, mendiskusikan persoalan di kelas, serta mengembangkan pendekatan pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Baca Juga: Kemenag Bentuk Satgas Anti-Kekerasan hingga Tingkat Kabupaten, Program Safe Santri Mulai Diperkuat 

Ribuan guru disiapkan melalui komunitas belajar

STEPS-CoP akan diawali dengan kegiatan Training of Trainers (ToT) bagi 68 pemimpin Community of Practice (CoP). Mereka selanjutnya akan melatih lebih dari 5.000 guru bahasa Inggris dan guru kelas MI di 34 kabupaten/kota.

Model pengembangan profesional berbasis komunitas ini menempatkan kolaborasi antarguru sebagai bagian penting dari peningkatan kualitas pembelajaran. 

Baca Juga: Kemenag Siapkan Pedoman Child Safeguarding, Apa Artinya bagi Perlindungan Santri? 

Guru tidak hanya memperoleh materi dalam pelatihan, tetapi juga diharapkan dapat terus belajar melalui pertukaran praktik baik dan pembahasan tantangan yang mereka hadapi di sekolah.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena peningkatan kompetensi pendidik tidak cukup dilakukan melalui pelatihan satu kali. Diperlukan dukungan berkelanjutan agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan serta dikembangkan sesuai kondisi pembelajaran di masing-masing madrasah.

Country Director Indonesia sekaligus Director Southeast Asia British Council, Summer Xia, menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat pendidikan bahasa Inggris sejak jenjang dasar. Melalui STEPS-CoP, British Council berupaya menggabungkan keahlian internasional dengan pengalaman pendidik Indonesia untuk membangun model pelatihan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Tantangan bukan hanya perubahan kurikulum

Penerapan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di MI menghadirkan tantangan yang tidak berhenti pada penyesuaian kurikulum. Ketersediaan guru yang kompeten, kualitas metode pengajaran, dan kesempatan belajar yang memadai turut menentukan keberhasilan kebijakan tersebut.

Pembelajaran sejak usia sekolah dasar diharapkan membantu siswa membangun fondasi bahasa Inggris untuk menghadapi lingkungan yang semakin terhubung secara global. Namun, tujuan itu akan sulit tercapai apabila penambahan mata pelajaran tidak diikuti dengan peningkatan kualitas pengajaran.

Karena itu, program pelatihan guru menjadi salah satu langkah persiapan menjelang tahun ajaran 2027/2028. Keberhasilan implementasinya nantinya tidak hanya dapat dilihat dari terlaksananya kebijakan, tetapi juga dari kemampuan madrasah menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan menjangkau siswa dengan latar belakang yang beragam.

Dengan persiapan tersebut, Kemenag dan British Council berupaya memastikan guru memiliki dukungan untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Inggris sebelum kebijakan wajib tersebut diterapkan di madrasah ibtidaiyah.

Tags:
kementerian agama mata pelajaran wajib Madrasah Ibtidaiyah Pendidikan Dasar bahasa inggris

Komentar Pengguna