Pendidikan
M. Panji Maulana

Anak Baru Masuk Pesantren dan Sering Rindu Rumah? Ini Cara Orang Tua Mendampinginya

Anak Baru Masuk Pesantren dan Sering Rindu Rumah? Ini Cara Orang Tua Mendampinginya

08 Oktober 2026 | 22:44

Kirim dukungan yang sesuai aturan.

Surat singkat, foto keluarga, atau barang pengingat rumah yang diizinkan pesantren dapat memberi rasa nyaman. Pastikan kiriman tidak melanggar aturan asrama dan tidak menimbulkan kecemburuan atau ketergantungan berlebihan.Baca Juga: Pentingnya Sanad Ilmu: Kenapa Belajar Agama Gak Bisa Cuma Lewat Potongan Video TikTok 

Kalimat yang Bisa Disampaikan Orang Tua

Anak membutuhkan tanggapan yang hangat sekaligus konkret. Misalnya: “Ayah dan Ibu dengar kamu sedang kangen. Boleh cerita bagian paling sulit hari ini? Kita cari cara bersama ustaz atau ustazah supaya kamu lebih nyaman.”

Hindari ancaman, mempermalukan anak, atau menjanjikan bahwa semua masalah pasti hilang dalam beberapa hari. Lama penyesuaian diri berbeda pada setiap santri.

Kapan Rindu Rumah Perlu Perhatian Khusus?

Segera komunikasikan dengan pengasuh jika anak terus sulit tidur, kehilangan nafsu makan, menarik diri, atau tidak mampu mengikuti kegiatan. UNICEF menyarankan bantuan profesional ketika kecemasan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.

Jika anak menceritakan perundungan, ancaman, kekerasan, atau merasa tidak aman, jangan menganggapnya sekadar homesickness. Utamakan keselamatannya, cari penjelasan segera, dan ambil langkah perlindungan yang diperlukan. Bila anak menyampaikan keinginan menyakiti diri, cari bantuan darurat atau tenaga kesehatan tanpa menunda.

Checklist Pemantauan Bersama Pengasuh

  • Catat keluhan anak beserta waktu dan pemicunya.
  • Tanyakan kondisi tidur, makan, pertemanan, dan kegiatan belajar.
  • Sepakati jadwal komunikasi yang sesuai aturan pesantren.
  • Pastikan anak mengetahui pengasuh yang bisa dihubungi saat kesulitan.
  • Evaluasi perkembangan bersama anak dan pengasuh tanpa memaksakan tenggat yang sama bagi semua santri.

 

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
ParentingSantri AdaptasiSantri

Komentar Pengguna