ASN & Karier
Hilmi An Naufal

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Lolos Administrasi dan Jalani Tes Kesehatan, Waspadai Tawaran Lulus dari Calo

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Lolos Administrasi dan Jalani Tes Kesehatan, Waspadai Tawaran Lulus dari Calo

07 Oktober 2026 | 06:50

KebonCinta.com — Proses rekrutmen eksternal PT Kereta Api Indonesia atau KAI memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan awal.

Sebanyak 8.336 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dijadwalkan mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Tes berlangsung di Klinik Mediska Manggarai, Jakarta.

Pelaksanaannya dibagi selama enam hari, yakni pada 29 September hingga 2 Oktober serta dilanjutkan pada 5 dan 6 Oktober 2026.

Pada gelombang terakhir, Selasa, 6 Oktober, sebanyak 1.450 peserta mengikuti pemeriksaan.

Tes kesehatan merupakan salah satu tahapan yang menentukan apakah peserta dapat melanjutkan proses rekrutmen.

Pemeriksaan dilakukan secara bertahap dengan sistem gugur.

Sejumlah aspek kesehatan yang diperiksa antara lain tinggi dan berat badan.

Peserta juga menjalani pemeriksaan telinga, hidung dan tenggorokan atau THT.

Pemeriksaan kondisi gigi dan tes buta warna juga masuk dalam rangkaian seleksi.

KAI menjelaskan persyaratan kesehatan diperlukan karena banyak pekerjaan di lingkungan perkeretaapian berhubungan langsung dengan aspek keselamatan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menegaskan pentingnya tahapan tersebut.

“Pemeriksaan kesehatan menjadi tahapan penting dalam proses rekrutmen,” ujar Franoto.

Baca Juga: Sampah Majalengka Tembus 90 Ton Sehari, DLH Perkuat Armada menuju TPA Heuleut 

Ia menjelaskan KAI membutuhkan calon pekerja yang kondisi kesehatannya sesuai dengan persyaratan jabatan.

Hal tersebut diperlukan untuk mendukung operasional dan pelayanan kereta api yang mengutamakan keselamatan.

KAI juga mengingatkan peserta untuk hanya mengikuti informasi melalui kanal resmi perusahaan.

Masyarakat diminta tidak percaya kepada pihak yang mengaku dapat menjamin seseorang lolos seleksi.

Tidak ada pihak luar yang dapat menentukan hasil akhir peserta.

“Kelulusan ditentukan berdasarkan hasil seleksi dan pemenuhan persyaratan yang berlaku,” kata Franoto.

Peringatan tersebut penting karena momentum rekrutmen perusahaan besar kerap dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

Peserta sebaiknya tidak menyerahkan uang maupun data pribadi kepada pihak yang menjanjikan kelulusan.

Informasi mengenai jadwal serta tahapan seleksi harus diperiksa melalui laman karier resmi KAI.

Bagi peserta yang telah sampai pada tahap kesehatan, fokus utama adalah mengikuti seluruh ketentuan dan jadwal yang ditetapkan.

Seleksi kesehatan bukan hanya formalitas.

Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses memastikan calon pekerja mempunyai kesiapan fisik sesuai tuntutan pekerjaan di lingkungan transportasi kereta api.

Tags:
KAI Rekrutmen KAI 2026 Lowongan kerja Tes Kesehatan Karier Kereta Api Pencari Kerja

Komentar Pengguna