KebonCinta.com-- Menjaga kebugaran tubuh tidak selalu harus dimulai dengan perubahan gaya hidup yang besar. Kebiasaan sederhana, seperti memilih minuman yang tepat untuk menemani aktivitas sehari-hari, juga dapat menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan cairan dan menjaga kesehatan.
Selain air putih, sejumlah minuman berbahan rempah, buah, maupun tanaman hijau mengandung senyawa alami dan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Jahe, kunyit, cuka sari apel, wheatgrass, hingga elderberry menjadi beberapa pilihan yang kerap dikaitkan dengan gaya hidup sehat.
Meski demikian, manfaat setiap minuman bergantung pada kandungan, cara pengolahan, jumlah konsumsi, serta kondisi kesehatan seseorang. Karena itu, penting untuk mengetahui karakteristik masing-masing sebelum menjadikannya bagian dari rutinitas harian.
Baca Juga: 3 Jenis Teh yang Baik untuk Kesehatan, dari Membantu Tidur hingga Menjaga Jantung
Jahe merupakan rempah yang telah lama digunakan dalam berbagai minuman tradisional. Rasanya yang khas dan sensasi hangatnya membuat minuman ini cocok dikonsumsi ketika cuaca dingin atau saat ingin menikmati minuman tanpa banyak tambahan bahan.
Jahe mengandung gingerol, senyawa bioaktif yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa jahe berpotensi membantu mengurangi mual, meskipun manfaatnya dapat berbeda pada setiap orang.
Cara membuatnya cukup mudah. Iris jahe segar, kemudian seduh menggunakan air panas atau rebus selama beberapa menit. Jika ingin menambah rasa manis, gunakan sedikit madu atau pemanis sesuai kebutuhan.
Agar tetap menjadi pilihan yang lebih sehat, hindari penggunaan gula secara berlebihan. Orang yang mengonsumsi obat tertentu, khususnya obat yang memengaruhi pembekuan darah, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi jahe dalam jumlah besar secara rutin.
Kunyit tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, tetapi juga menjadi bahan utama dalam berbagai minuman herbal. Warna kuning-oranye yang khas berasal dari kurkumin, senyawa yang banyak diteliti karena aktivitas antioksidannya.
Kurkumin berpotensi membantu mengatur proses peradangan dalam tubuh. Namun, bukti manfaatnya pada manusia masih beragam dan tidak berarti minuman kunyit dapat menyembuhkan penyakit tertentu.
Salah satu cara menikmatinya adalah dengan membuat jamu kunyit menggunakan kunyit segar, air, dan sedikit asam jawa. Gula merah dapat ditambahkan secukupnya untuk memperkaya rasa.
Perlu diperhatikan bahwa kandungan kurkumin dalam minuman rumahan tidak selalu sama. Konsumsi kunyit sebagai bahan makanan umumnya berbeda dari penggunaan suplemen kurkumin berkonsentrasi tinggi, yang dapat menimbulkan efek samping atau interaksi dengan obat.
Cuka sari apel atau apple cider vinegar dibuat melalui proses fermentasi sari apel. Bahan ini populer di kalangan orang yang tertarik pada pola hidup sehat karena mengandung asam asetat.
Beberapa penelitian skala kecil menemukan bahwa konsumsi cuka dapat memberikan pengaruh terhadap respons gula darah setelah makan. Namun, bukti yang tersedia belum cukup untuk menjadikannya pengganti obat diabetes atau metode utama menurunkan berat badan.
Jika ingin mengonsumsinya, cuka sari apel harus diencerkan dengan air dan tidak diminum langsung. Keasamannya dapat mengiritasi tenggorokan serta merusak lapisan enamel gigi.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir