Pendidikan
Hilmi An Naufal

TKA SMA, MA dan SMK 2026 Dimulai 26 Oktober, 3,86 Juta Siswa Terdaftar, Ini Jadwal dan Aturan Susulannya

TKA SMA, MA dan SMK 2026 Dimulai 26 Oktober, 3,86 Juta Siswa Terdaftar, Ini Jadwal dan Aturan Susulannya

25 Oktober 2026 | 22:40

KebonCinta.com — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi peserta didik jenjang SMA, MA, SMK, dan satuan pendidikan sederajat.

Asesmen nasional tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, dengan pembagian beberapa gelombang dan sesi.

Berdasarkan siaran pers resmi Kemendikdasmen yang dipublikasikan pada Minggu (25/10/2026), sebanyak 3.864.195 peserta telah terdaftar mengikuti TKA.

Jumlah tersebut setara dengan 91,72 persen dari 4.213.114 calon peserta yang menjadi dasar perhitungan pemerintah.

Kemendikdasmen menyiapkan sistem asesmen, pengawas ruang, serta mekanisme penyesuaian bagi satuan pendidikan yang mengalami kendala teknis maupun terdampak bencana.

3,86 JUTA PESERTA TELAH MENDAFTAR

Baca Juga: Gerakan NGAOS Perdana Digelar di Alun-alun Kejaksan Cirebon, Wawali Dorong Ngaji Al-Qur'an di Ruang Publik 

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Toni Toharudin, menyampaikan bahwa jumlah peserta yang terdaftar menunjukkan besarnya kebutuhan penyelenggaraan asesmen secara tertib dan terpercaya.

Berdasarkan data kementerian, tingkat pendaftaran pada jenjang SMA mencapai 95,68 persen.

Sementara itu, tingkat pendaftaran jenjang MA tercatat 95,64 persen, sedangkan SMK mencapai 93,10 persen.

Pemerintah menekankan bahwa pelaksanaan TKA harus menjaga kejujuran, keamanan, dan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta.

JADWAL LENGKAP TKA 2026

Kemendikdasmen telah menetapkan pembagian waktu pelaksanaan bagi peserta pendidikan formal.

Gelombang pertama dijadwalkan pada 26–29 Oktober 2026.

Gelombang kedua berlangsung pada 2–5 November 2026.

Selain dua gelombang reguler, pemerintah menyediakan gelombang khusus untuk menyesuaikan kebutuhan peserta dan satuan pendidikan.

Gelombang khusus mata pelajaran wajib dijadwalkan pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Sementara mata pelajaran pilihan pada gelombang khusus dijadwalkan pada 7–8 November 2026.

Peserta harus mengikuti pembagian sesi sesuai informasi yang diberikan oleh sekolah atau penyelenggara.

PULUHAN RIBU PENGAWAS DILIBATKAN

Kemendikdasmen menyiapkan pengawasan berlapis untuk menjaga integritas pelaksanaan TKA.

Sebanyak 50.474 pengawas ruang dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, terdapat 1.710 penyelia dari perguruan tinggi negeri.

Pengawasan tersebut bertujuan memastikan prosedur pelaksanaan dijalankan sesuai ketentuan dan mencegah terjadinya pelanggaran.

Pemerintah juga menyiapkan moda asesmen daring yang dapat melayani hingga 900.000 peserta secara bersamaan.

GLADI BERSIH SUDAH DILAKSANAKAN

Sebelum pelaksanaan utama, Kemendikdasmen melaksanakan gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menguji kesiapan perangkat, koneksi jaringan, serta pemahaman petugas dan peserta terhadap prosedur asesmen.

Dalam data pemerintah, gladi bersih moda daring diikuti 3.015.860 peserta dengan tingkat partisipasi 90,90 persen.

Sementara moda semi-daring diikuti 498.897 peserta dengan tingkat partisipasi 91,79 persen.

Hasil gladi bersih digunakan untuk mengenali potensi kendala sebelum pelaksanaan utama.

SEKOLAH TERDAMPAK BENCANA BISA MENDAPAT PENYESUAIAN

Kemendikdasmen menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta menjadi prioritas dalam penyelenggaraan TKA.

Sekolah yang berada di wilayah terdampak bencana tidak dipaksakan mengikuti jadwal utama apabila kondisinya belum memungkinkan.

Dinas pendidikan dan kantor wilayah Kementerian Agama melakukan koordinasi untuk memetakan keamanan, akses, kesehatan, dan kesiapan satuan pendidikan.

Hasil pemetaan menjadi dasar penetapan penyesuaian jadwal bagi sekolah terdampak.

BAGAIMANA JIKA SISWA TIDAK DAPAT MENGIKUTI TKA?

Peserta yang mengalami kendala teknis, sakit, atau kondisi tertentu dapat mengikuti mekanisme susulan sesuai aturan.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, menjelaskan bahwa satuan pendidikan perlu mencatat kendala peserta melalui berita acara.

Informasi tersebut kemudian dikoordinasikan dengan dinas pendidikan atau kantor wilayah Kementerian Agama untuk menentukan tindak lanjut.

Mekanisme susulan bukan berarti seluruh peserta dapat memilih tanggal ujian sendiri secara bebas.

Penetapannya harus mengikuti ketentuan penyelenggara.

PESAN KEMENDIKDASMEN UNTUK SISWA

Toni Toharudin mengingatkan peserta agar mengikuti asesmen dengan jujur dan percaya diri.

Pemerintah menggunakan semangat "Jujur dan Gembira" dalam pelaksanaan TKA 2026.

Siswa diimbau mempersiapkan diri secara wajar, beristirahat cukup, dan membaca petunjuk ujian dengan teliti.

Orang tua dan guru juga diharapkan memberikan dukungan agar siswa menghadapi asesmen tanpa tekanan yang berlebihan.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Kemendikdasmen berharap pelaksanaan TKA 2026 berlangsung lancar serta memberikan informasi yang bermanfaat untuk peningkatan mutu pembelajaran.

Tags:
TKA 2026 jadwal TKA SMA TKA MA 2026 TKA SMK kemendikdasmen Tes Kemampuan Akademik Pengawas TKA ujian akademik 2026 jadwal susulan TKA Pendidikan Indonesia 12000 lowongan

Komentar Pengguna