News
Hilmi An Naufal

Pemkab Natuna Siapkan Bantuan Ayam Petelur untuk 85 Keluarga Kurang Mampu, Penyaluran Ditargetkan November 2026

Pemkab Natuna Siapkan Bantuan Ayam Petelur untuk 85 Keluarga Kurang Mampu, Penyaluran Ditargetkan November 2026

25 Oktober 2026 | 21:09

KebonCinta.com — Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menyiapkan program bantuan ayam petelur bagi keluarga kurang mampu sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung penghasilan rumah tangga.

Program tersebut dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna dengan sasaran sebanyak 85 kepala keluarga penerima manfaat.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan perkembangan program tersebut pada Minggu (25/10/2026).

Berdasarkan laporan ANTARA pada hari yang sama, bantuan direncanakan menggunakan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) Janaka.

Program ini diharapkan membantu keluarga penerima memperoleh sumber pangan sekaligus peluang penghasilan dari kegiatan peternakan.

85 KELUARGA MENJADI SASARAN BANTUAN

Baca Juga: 19 Santri Madrasah Diniyah Kota Cirebon Wakili Daerah di PORSADIN VIII Jawa Barat, Didorong Berprestasi dan Jaga Akhlak 

Pemerintah Kabupaten Natuna menetapkan sebanyak 85 kepala keluarga sebagai calon penerima bantuan.

Sasaran program merupakan masyarakat dengan kondisi ekonomi yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.

Klasifikasi tersebut digunakan untuk mengidentifikasi rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan tertentu berdasarkan data sosial ekonomi.

Kepala DKPP Natuna, Wan Syazali, menjelaskan bahwa calon penerima telah melalui proses verifikasi dan validasi.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bantuan diarahkan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Selain kondisi ekonomi, penerima manfaat merupakan anggota kelompok tani atau peternak yang terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

Dengan demikian, bantuan tidak diperuntukkan bagi seluruh masyarakat secara otomatis.

SETIAP KELUARGA MENERIMA LIMA EKOR AYAM

Pemerintah daerah menyiapkan paket bantuan peternakan bagi setiap penerima manfaat.

Menurut keterangan DKPP Natuna, satu keluarga akan memperoleh satu ekor ayam jantan dan empat ekor ayam betina.

Jika seluruh paket tersalurkan sesuai rencana, jumlah ayam yang diberikan kepada 85 keluarga akan mencapai 425 ekor.

Jumlah tersebut merupakan hasil perhitungan berdasarkan rencana lima ekor per keluarga, bukan laporan jumlah ayam yang sudah dibagikan.

Bibit ayam yang digunakan berumur sekitar 18 hingga 19 pekan dan disebut telah bersertifikat.

Selain bibit ayam, program juga menyediakan kandang dan alat penetas telur.

Bantuan pakan diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan ternak selama tiga hingga enam bulan.

JENIS AYAM KUB JANAKA

Jenis ayam yang digunakan dalam program adalah Kampung Unggul Balitbangtan atau KUB Janaka.

Ayam tersebut dipilih sebagai bagian dari pengembangan usaha peternakan unggas yang dapat dilakukan masyarakat.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat mendukung ketersediaan telur sebagai bahan pangan keluarga.

Selain untuk dikonsumsi sendiri, produksi telur juga berpotensi memberikan tambahan penghasilan apabila jumlah hasil produksi mencukupi untuk dijual.

Namun, keuntungan dari kegiatan peternakan tidak dapat dijamin karena dipengaruhi kondisi pemeliharaan, kesehatan ayam, produksi telur, dan harga jual.

PENYALURAN DITARGETKAN NOVEMBER 2026

Wan Syazali menjelaskan bahwa pada saat perkembangan dilaporkan, kegiatan pengadaan bantuan masih berada dalam tahap lelang.

Penyaluran diperkirakan dapat mulai dilaksanakan pada November 2026.

Dengan demikian, program tersebut belum dapat dinyatakan telah selesai disalurkan kepada masyarakat.

Pelaksanaan tetap mengikuti penyelesaian proses pengadaan serta ketentuan pemerintah daerah.

Bupati Cen Sui Lan menjelaskan bahwa jumlah bantuan juga disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

PENTINGNYA PENDAMPINGAN PETERNAKAN

Bantuan ternak berpotensi memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan apabila didukung kemampuan pemeliharaan yang memadai.

Penerima perlu memperhatikan kebutuhan pakan, air minum, kebersihan kandang, dan kesehatan ternak.

Pengelolaan tersebut menjadi bagian penting agar ayam dapat berkembang dengan baik dan menghasilkan telur secara optimal.

Kegiatan peternakan juga dapat memberikan pengalaman ekonomi produktif bagi anggota keluarga.

Pemerintah Kabupaten Natuna berharap program ini dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat meningkatkan pendapatan.

Masyarakat yang ingin mengetahui informasi program sebaiknya menghubungi pemerintah desa atau DKPP Natuna melalui kanal resmi.

Sebab, berdasarkan keterangan terakhir, calon penerima sudah melalui proses verifikasi dan belum terdapat pengumuman mengenai pembukaan pendaftaran umum baru.

Tags:
bantuan ayam petelur 2026 Pemkab Natuna bantuan peternakan ayam KUB Janaka keluarga kurang mampu Ketahanan Pangan bantuan pemerintah DKPP Natuna ekonomi keluarga bantuan sosial produktif

Komentar Pengguna